Selasa, April 16, 2019

印尼占碑安溪公会Talangbanjar互助小组清明节

 祭拜万人冢坟墓

印尼占碑安溪公会主席胡玉志主席、打浪万悦区(Talangbanjar)互助小组主李建順先生、前主席郑建平先生及理事们,在清明节时,前往华人义山墓园祭拜万人冢坟墓。这万人冢是在60年
代在Jalan Halim Perdana Kusumah区,(今已成为占碑体委运动场)迁移的67个无主坟墓,埋在一起的万人冢坟墓。
  打浪万悦区互助小组主席李建順先生表示,祭拜这里的万人冢,已是无主姓氏来料理或祭拜,于是,我们社团每年轮流祭拜,今次恰好是14年才轮到我们安溪公会互助小组. Mk/Romy

http://www.guojiribao.com/shtml/gjrb/20190416/1479809.shtml

* https://www.facebook.com/makinjambi

Rabu, Maret 13, 2019

Perayaan Sejit Shenren (dewa) Penjaga Hutan “Ong Seng Kong”

JAMBI – Perayaan Sejit Shen Ren (Dewa) Penjaga Hutan ramai dihadiri kaum hawa, walaupun lokasi ibadah terletak sembilan kilo meter dari kota Jambi. Mereka ada yang datang berombongan, ada juga yang datang dengan mengunakan jasa tukang ojek.

Kehadiran umat kota Jambi di Kelenteng Sam Leng Keng yang berlokasi arah menuju Tangkit, Rt. 19, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Jambi Selatan, kota Jambi untuk ikut sembahyang Sejit Ong Seng Kong. Ong Seng Kong merupakan sosok yang sangat penyayang hutan rimba, Ong Seng Kong juga pernah bermukim dikawasan Sembagsel (Jambi-Palembang) masa lalu.

Hasil pantauan dilapangan, Rabu (13/3) sejak pukul 10.00 berbagai kaum hawa mulai berdatangan untuk mengikuti prosesi ritual memperingati hari ulang tahun, umumnya kaum hawa pada membawa berbagai sesajian.

Terlihat Rudy Lidra selaku ketua Klenteng Sam Leng Keng dari pagi sibuk melayani umat yang silih berganti datangi kelenteng.

Menurut Rudy Lidra yang dikenal sebagai ketua Perkumpulan Hakka Jambi, sesibuk apapun, jika waktunya sembahyang, maka segala pekerjaan mesti ditinggalkan, “Kita jangan tau hanya bekerja setiap hari, kalau waktunya sembahyang, semua pekerjaan sementara ditinggalkan”. Ujar Rudy Lidra.

Menurut legenda asal muasal Sejit Ong Seng Kong yang sebelum dititis menjadi Sen Ming adalah sesosok manusia yang dikenal sangat menyayangi hutan belantara yang hijrah dari Tiongkok ke Indonesia bermukimss didaerah antara Jambi dan Palembang, beliau rela bermukim didalam hutan, agar bisa merawat hutan yang tidak terawat oleh manusia bahkan menghabiskan waktu seorang diri didalam rimba yang terdapat di pulau Sumatera, bahkan sampai Ong Seng Kong wafat dan dikebumikan didaerah Bayunglincir (Sumsel) sedangkan rohnya dititis menjadi shen ren.

Prosesi seperti biasanya, diawali dengan memohon izin kepada Tie Kong (Tuhan red) untuk dapat melaksanakan ritual perayaan hari ulang tahun sang dewa Ong Seng Kong dengan persembahan sesajen kepada Kun Ciong (pengawal para shen ren).

Setelah itu baru memasuki tahap kedua yaitu prosesi sembahyang memperingati she jit Ong Seng Kong dengan membacakan Ci Bun (sejenis laporan untuk dewa yang bersangkutan). (Romy)
* https://www.facebook.com/makinjambi

Kamis, Februari 28, 2019

占碑埠四间庙宇联合庆祝元宵节

己亥金猪年农历正月十五日(19/2)元宵节晚7时30分起,占碑四间寺庙,包括福庆堂、狮子殿、龙春宫、忠义堂,在日罗东koni IV街联合举办庆祝元宵节活动。
  占碑省府官员及各族群兴高彩烈参加庆典,场面热闹。近千人观看元宵节的各种节目,有乩童走火炭,及各庙宇神明坐轿出巡,从koni IV出发游街至福庆堂庙终点为止,表演乩童刺身术等传统习俗。
  
福庆堂孔教会主席李鸿章由代表李振海致词表示,每年的元宵节,我们都会联合多间寺庙共同庆祝元宵,抬神明出游,驱凶迎吉,消灾避难,风调雨顺,祈福国泰民安。希望在猪年旺旺,大家配合政府建设纲领,同心协力建设家园。

  本报记者明光报道 Romy供图

http://www.guojiribao.com/shtml/gjrb/20190228/1471654.shtml* https://www.facebook.com/makinjambi

Minggu, Februari 10, 2019

Umat Khonghucu Sambut Sejit Cheng Cui Co She

JAMBI – Setelah lima hari perayaan Tahun Baru Imlek 2570 kongzili, ratusan umat Khonghucu di Kota Jambi silih berganti mendatangi Klenteng “Hok Kheng Tong” yang terletak di Jalan Koni IV, Rt. 02, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, kehadiran umat Khonghucu tersebut untuk untuk mengikuti prosesi upacara perayaan Sejit Roh Suci Shen Ren “Cheng Cui Co She” Qing Shui Zu Shi (Hok Kian = Ching Cui Co Su) atau yang lebih dikenal dengan nama sebutan “Co She Kong”, yang dilakukan pada Minggu (10/2-2019) pagi.

Mereka datang bersama keluarga maupun anak untuk sembahyang di Klenteng Hok Kheng Tong.
Upacara sembahyang langsung dipimpin oleh Lim Tek Chu taoshe dari Tiongkok upacara mulai dari pukul 09.00 pagi hingga pukul 13.00.
Prosesi upacara terbagi dua tahap, yakni tahap pertama adalah sembahyang menghadap altar Tien (Tuhan), tahap kedua baru sembahyang di altar Roh Suci Shen Ren “Cheng Cui Co She” atau “Co She Kong”. Tahap demi tahap diikuti oleh segenap pengurus klenteng Hok Kheng Tong beserta para Lo Cu (panitia), semua prosesi dilakukan pengurus dengan kusuk dan seusai tahapan pertama umat Khonghucu, setengah jam kemudian, prosesi upacara kedua dilanjutkan didalam altar klenteng, yakni di altar Cheng Cui Co She (Co She Kong). Sebagaimana biasanya berbagai sesajen terbentang di atas meja segi empat berwarna merah, sesajian ada yang dibawa oleh masing-masing umat sendiri.

Seusai sembahyang tersebut, sesajen-sesajen yang ada di altar lalu dimasak, kemudian dimakan bersama. Tradisi makan bersama ini, menurut kepercayaan umat Khonghucu, dengan memakan makanan dari hasil sembahyang ulang tahun para Roh Suci Shen Ren, diri mereka akan mendapatkan perlindungan dari mahluk-mahluk yang berniat jahat.

Co She Kong berasal dari Propinsi Hok Kian, Kabupaten Yong Chun, China. Nama panggilan sehari-hari adalah Chen Zhao Ying (Hok Kian = Tan Ciao Eng). Beliau dilahirkan pada tanggal 6 bulan 11 Imlek, tahun 1044 M, pada zaman Dinasti Song (960-1279 M), dimasa Pemerintahan Kaisar Ren Zhong tahun keempat.

Chen Zhao Ying mahir dalam bidang pengobatan dan mendatangkan hujan bagi penduduk di sekitar An Xi (An Hui) & Xia Men (E Meng). Beliau sering membantu penduduk yang miskin dalam masalah pengobatan dan suka menolong orang-orang membangun jembatan. Di dekat gua tempat beliau bertapa terdapat sumber air yang jernih, yang bernama Qing Shui Yan (Ching Cui Giam) yang berarti Cadas Air Bersih. Dengan air jernih dan meditasi di gua ini Chen Zhao Ying mengobati orang-orang yang meminta pertolongannya. (Romy)
* https://www.facebook.com/makinjambi

Klenteng Sai Che Tien Gelar “Po Un” 保運

JAMBI – Mulai hari ini Sai Che Tien menggelar Po Un (memperbaiki nasib). Po Un sudah menjadi tradisi bagi etnis Tionghoa yang. Meski ada perbedaan tata cara pelaksanaannya di masing-masing klenteng, namun tujuanya sama yakni untuk memperbaiki nasib satu tahun kedepan.

Menurut, The Lien Teng  di Klenteng Sai Che Tien di Jalan Koni 4, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Sabtu (6/2-2019) malam,  prosesi Po Un bisa dilakukan setelah shen ming turun dari langit, cia gwek ce shi (tanggal 4 bulan 1 penanggalan imlek).  “Po Un ini bertujuan untuk memohon berkah  dan memperbaiki nasib di tahun Babi Tanah, setiap peserta Po Un cukup membawa pakaian sehari-hari digunakan baik miliknya maupun anggota keluarga yang hendak mengikuti prosesi Po Un,”kata Lien Teng.

Dikatakannya, “Po Un” merupakan tradisi yang telah mendarah daging dikalangan etnis Tionghoa yang beragama Khonghucu.” Jadi, bagi umat Khonghucu selalu menggelar ritual tersebut di klenteng. katanya.

Dari beberapa ritual Po Un yang telah dilakukan, kata Rohaniawan Matakin Jambi tentunya ada perbedaan antara ritual Po Un yang digelar klenteng  dimasing-masing dengan klenteng lainnya, namun semuanya tetap satu tujuan yakni memohon berkah,  keselamatan dan memperbaiki nasib.

Ritual ini, sambung The Lien Teng, etnis Tionghoa sejak ribuan tahun silam hingga sekarang masih mempertahankan ritual tersebut, saat ini warga Tionghoa tetap menggelar acara tersebut. Masing-masing orang yang dilahirkan memiliki chiong. Maka chiong inilah yang harus dicocokkan dengan shio setiap orang dan shio disetiap tahunnya.

“Ada beberapa shio yang bertentangan dengan shio Babi Tanah pada tahun 2019 ini. Maka, orang yang memiliki shio yang bertentangan tersebut harus ikut dalam ritual Po Un ini,” katanya.

Orang yang memiliki shio ada yang chiong dengan thai sui, go kui dan lainnya. Maka agar menghindari musibah ataupun kesialan pada tahun Ular air ini, maka mereka harus mengikut upacara Po Un dengan melakukan sembahyang kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para roh suci shen ming yang terdapat di kelenteng dengan membawa sejumlah persyaratan (sesajen) untuk melewati rintangan tahun ini.

Tahapannya biasanya seperti ini :
Semua persembahan diatas akan disusun diatas altar. 2. Lalu Rohaniawan akan menjalankan ritualnya, baca mantra sambil menggelilingi altar meliwati jembatan sebanyak 12 kali sambil menyebut kuwe ah (maksudnya liwatlah). Selanjutnya baju di stempel pada bagian pundak dan baju yang telah distempel ini nantinya akan dipakai yang bersangkutan selama 3 hari berturut, setelah itu, membakar semua kertas sembahyang yang udah di berkati dengan doa. Terakhir, Wajik (ketan), Mie Sua dan Telor dikasih warna merah dibawa pulang lalu dimasak dan dimakan bersama-sama, sedangkan kertas Hu (ada 2 jenis) yang agak besar untuk ditempelkan di pintu masuk rumah, yang agak kecil memanjang untuk dibawa (boleh letakan didalam dompet).

1. Hio (gaharu) dan lilin merah.
2. Satu piring kecil untuk mie sua.
3. Satu mangkok wajik ketan.
4. Telor dikasih warna merah.
5. Satu set gambar orang-orangan terbuat dari kertas, terdiri dari laki-laki (ortu) wanita  (ibu) dan anak laki-laki maupun perempuan.
6. Semua kertas sembahyang ini. (poin 1-6 disediakan oleh pihak panitia).
7. Nama yang bersangkutan berikut tanggal lahir, jam kelahiran untuk dibacakan oleh Rohaniawan.
8. Baju tiap-tiap anggota keluarga yang mau di Po Un. (Romy)
* https://www.facebook.com/makinjambi

Selasa, Februari 05, 2019

Sembahyang Imlek 2570 Kongzili Di Klenteng Siu San Teng Jambi

JAMBI - Perayaan Tahun Baru Imlek ke 2570 di Kota Jambi, di sambut antusias oleh ribuan umat Khonghucu se-kota Jambi (05/2-2019).

Sejak dinihari tadi, belasan klenteng di kota Jambi telah dibuka untuk memberikan pelayanan terhadap umat yang hendak lakukan sembahyang Imlek.

Warga berharap, di tahun yang baru ini, kehidupan akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya dan keluarga akan diberikan kesejahteraan serta kesehatan.

Sejak pukul 00.00 dini hari tadi, belasan klenteng di kota Jambi sudah dipadati ribuan warga Tionghua yang mayolitas beragama Khunghucu untuk memanjatkan doa.

Seperti yang dilakukan para umat Khonghucu di klenteng Siu San Teng (寿山亭), klenteng terbesar di kota Jambi yang terletak dikawasan Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, kota Jambi.

Ribuan warga berdatangan ke klenteng untuk melakukan sembahyang, diiringi doa menyambut perayaan tahun baru Imlek.

Aroma gahayu yang semerbak harumnya tercium dari depan gerbang klenteng diiringi terangnya puluhan lilin berwarna merah dari berbagai ukuran Sebagai ungkapan rasa syukur di tahun Babi.

Sembahyang ini sudah dilakukan umat Khonghucu sejak ribuan tahun silam secara turun temurun setiap perayaan Imlek.

Warga berharap semoga di tahun yang baru ini, kehidupan akan lebih baik dan umat akan diberikan kesejahteraan serta kesehatan. (Romy)
* https://www.facebook.com/makinjambi

Selasa, Januari 15, 2019

占碑华社名流李宏章令慈母陈秀月仙游


占碑华社贤达已故李中南先生令 夫人,李宏章令慈母陈秀月,不幸于12月4日在新加坡寓所,不幸逝世,享年90岁。遗体运回至占碑安溪公会治丧。并于12月10日1时30分,举行告别礼后安葬于占碑12公里处华人义山。

  在治丧期间,致哀花牌、登报敬挽,占碑孔教领导、安溪公会理事等、占碑市长及政府官员、亲朋好友等前晚吊唁致哀。已故李中南先生为占碑华社贤达,乐善好施,是占碑华社的佼佼者,交友广阔,广结善缘。 MK/Romy

http://www.guojiribao.com/shtml/gjrb/20181215/1429964.shtml* https://www.facebook.com/makinjambi

Senin, Januari 14, 2019

中国驻棉兰领事馆孙昂总领事在占碑市举行签证政策介绍会

2019 年1月9日,中国驻印尼棉兰领事馆主办,占碑中华基金总会协办,在占碑市Luxury Hotel 旅馆会议厅举行签证政策介绍会。
  占碑安溪公会、占碑潮州公会、客屬公会、占碑善德慈善社、海南同乡会、温陵公会、南安会館、福莆仙公会、漳屬会館、占碑李氏宗親會、占碑孔教會代表等或理事近百人出席。
  占碑市举行签证政策介绍会时,孙昂总领事表示,为便利各国公民来华访问,近年来,中国签证政策有一些调整,针对不同的赴华目的,为申请人提供不同种类的签证,许多种类的签证又分为一次和多次入境,方便申请人选择。
  孙总领事表示,占碑省是中国驻棉兰总领馆领区一个重要省区,举办中国签证政策介绍会,是为了向占碑各界朋友介绍中国签证政策,方便他们申请中国签证。我们希望看到更多占碑居民去中国旅游、经商、学习或探亲访友。中国驻棉兰总领馆将进一步采取措施,推动包括占碑在内的领区各省区与中国各地的人员往来,发展中国和印尼友好关系。
  占碑中華基金总会林庚有致词表示,我们非常欢迎孙昂总领事一行来到占碑,欢迎参观占碑的历史古迹,因为我占碑早千年前在占碑佛塔遗址出土的文物中可知不少来自中国的僧人,很早就来占碑这块土地上,故占碑与中国在古代就有着密切的关系,希望孙总领事能多介绍给中国的旅客,能来占碑旅游参观考察,另外有好的商机也可与中资企业合作互利双赢。
  随后,王文清领事馆人员也详细说明了中国签证的最新政策。


本报记者明光报道/Romy 供图
* https://www.facebook.com/makinjambi

Senin, November 12, 2018

Memperingati Hari Kelahiran Se Mien Fo

JAMBI – Sejak pukul 07.00 Wib ratusan umat Buddha Jambi, merayakan hari kelahiran Dewa Se Mieng Fo di Maha Cetiya Oenang Hermawan, di Jalan Makalam, No. 10, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi (11/11-2018).

Upacara Hari Kelahiran Se Mien Fo (dewa empat wajah) yang dipimpin langsung oleh mama Ai Rin (71) yang sengaja didatangkan dari Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa [Lihat video: Prosesi Memperingati Hari Kelahiran Se Mien Fo].

Mama Ai Rin (nama Thailand Anothai Kamonwathin) adalah pendiri kuil Nam Hai Kwan Se Im, satu-satunya tempat peribatan terlengkap di Indonesia, yang terletak di desa Cibutun RT. 43 RW. 12, Blok Citaringgul Desa Kertajaya/ Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kehadiran Mama Ai Rin atas undangan pengurus Maha Cetiya Oenang Hermawan Jambi untuk memimpin upacara memperingati hari kelahiran Se Mien Fo (dewa empat wajah) yang jatuh pada Minggu, 11 Nopember 2018.

Dalam kepercayaan umat Buddha, Dewa Se Mieng Fo atau yang dikenal dengan Dewa Catur Muka merupakan dewa yang pertama kali lahir di jagad raya. Oleh karna itu, peringatan kelahiran dewa Muka Empat menjadi hal yang sangat istimewa bagi pengikutnya.

Dalam proses memperingati kelahiran Dewa yang dalam bahasa Thailand dikenal dengan nama Maha Brahma ini dilangsungkan dalam prosesi sembahyang. Berbagai sajian pun tertata di altar depan patung Dewa Catur Muka. Seperti berbagai aneka buah-buahan, serta panganan vegetarian.

Prosesi ibadah berlangsung khusyuk. Bagi pengikut Maha Cetya Oenang, ada yang istimewa dalam perayaan kali ini. Pasalnya, prosesi ibadah dipimpin langsung oleh mama Ai Rin. Seorang spiritual asal Thailand yang sudah tidak asing lagi.

Seusai upacara sembahyang Hari Kelahiran Se Mien Fo, semua umat di bressing oleh mama Ai Rin.

Menurut penuturan Ketua Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia ( MBMI ) Provinsi Jambi Darma Pawarta Oenang (Hasan), bahwa, setiap tanggal 15 setiap bulan, Cap Go (Penanggalan Imlek) malam jumat kliwon ada ribuan umat yang datang beribadah, mereka datang dari berbagai peloksok tanah air, “Untuk dapat menghadiri Mama Ai Rin tidaklah semudah yang kita bayangkan!, karena Mama Airin banyak kegiatan di kuil Nam Hai Kwan Se Im dan di undang umat ke daerah lainya.” Ujar Hasan. (Romy)

* https://www.facebook.com/makinjambi

Minggu, November 11, 2018

Mama Ai Rin Mandikan Rupang Se Mien Fo (四面佛像)

JAMBI - Sehari sebelum upacara perayaan Hari Kelahiran Se Mien Fo terlebih dahulu rupang Se Mien Fo/ Dewa empat muka “Phak Phom” dibersihkan. Karena tidak sembarangan orang yang boleh memandikan rupang Se Mien Fo,! Maka sebelum prosesi permandian di mulai, terlebih dahulu, Mama Ai Rin melakukan ritual/ sembahyang di depan altar Phak Phom “Se Mien Fo” untuk meminta ijin dan restu siapa yang akan ditujuk Phak Phom “Se Mien Fo” untuk memandikan rupangnya, bahwa Mama Ai Rin yang langsung lakukan pemandian rupang Se Mien Fo (Dewa empat muka), dibantu oleh dua orang asisten yang dibawa dari kuil Nam Hai Kwan Se Im di Desa Cibutun RT. 43 RW. 12, Blok Citaringgul Desa Kertajaya/ Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (10/11-2018).

Di dalam catatan sutra Buddha alam Pathana Jhana Bhumi terdapat 3 alam yaitu alam Brahma Parisajja, Brahma Purohita dan alam Maha Brahma. "Se Mien Fo" yang juga kita kenal sebagai Maha Brahma Sahampati, dalam bahasa Thailand dikenal sebagai "Phra Phom Sin Nei/ Pah Pong" penguasa dari alam Maha Brahma yang merupakan alam tertinggi dalam alam Pathana Jhana Bhumi dan merupakan penguasa alam semesta. Dewa Brahma dipanggil sebagai "Se Mien Fo" karena kewelas asihannya yang sangat besar kepada seluruh makhluk hidup, bukan hanya kepada manusia tetapi seluruh makhluk yang berwujud dan tidak berwujud sehingga ia yang dari seorang Dewa kemudian mencapai ke-Bodhi-an. (Romy)
* https://www.facebook.com/makinjambi

Minggu, Oktober 28, 2018

Maha Cetiya Oenang Hermawan Jambi Adakan Pindapatta

JAMBI - 6 Bhiksu dari sangha agung melatih diri menerima pemberian orang (umat),
untuk menjadi seorang bhiksu tidaklah semudah apa yang kita bayangkan, karena para bhiksu mesti mengikuti peraturan-peraturan kedisiplinan yang tidak bisa dilanggar setiap bhiksu.

Pada Minggu (28/10-2018), puluhan umat Buddha kota Jambi sejak pukul 8 pagi di telah berkumpul di halaman Maha Cetiya Oenang Hermawan di Jalan Makalam No. 10, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, walaupun kondisi pagi itu cuaca tidak bersahabat namun mereka tetap berkumpul untuk berdana kepada bhiksu sangha agung.

Para Bhikku dari negara singa putih Thailand membawa patta yang dalam bahasa India adalah Pali, yang berarti mangkuk dengan menyusuri jalan-jalan untuk menerima dharma dari umat berupa makanan, minuman, kebutuhan sehari-hari sepanjang jalan, 6 bhiksu menerima pemberian beragam keperluan dari umat.

Mereka berjalan di aspal yang kasar, berlobang-lobang dan dibawah tidak bersahabat dengan kaki telanjang, namun wajah mereka tetap terlihat begitu sabar terpancar dari para bhikku sepanjang jalan menyusuri jalan-jalan sambil menenteng patta, sedangkan muda-mudi yang berada di sisi kanannya menenteng baskom.

Penganut agama Buddha asal Thailand ini dari Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia ( MBMI ) tengah melakukan pindapatta, yaitu sebuah tradisi bagi umat Buddha untuk melakukan dharma kepada para bhiksu dengan cara memberikan makanan atau obat-obatan yang dimasukan ke dalam patta.

Sampai berita ini diturunkan, pindapattan masih berlangsung di kawasan Pasar Jambi. (Romy)

Selasa, Oktober 02, 2018

占碑龙春宮庆祝顺平圣侯圣诞千秋和庆祝中秋节

【本报占碑讯】座落在占碑占碑埠哥尼区龙春宮,于中秋佳节(23-24/9))举行庆祝顺平圣侯(赵子龙)圣诞千秋和庆祝中秋节.

  庆会,邀请中国道士林泽承主持祭拜仪式,犒赏军将及祭拜各路神仙和菩萨.在中秋节当日也祭拜玄天上帝,月亮娘娘.祈祷国泰民安,风调雨顺.随后,是余兴节目,参加国马来西亚华语歌唱比赛荣获第三名刘育廷献唱,为中秋晚会增添氛围. (Romy)

http://www.guojiribao.com/shtml/gjrb/20181002/1062349.shtml* https://www.facebook.com/makinjambi

Sabtu, September 29, 2018

占碑福庆堂清水祖师公庙庆祝中秋节

祈求国泰民安、化灾解难、康宁永寿

9月24日(农历八月十五日)座落在占碑Jalan Pangeran Diponegoro, Lorong Koni IV, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jelutung,(AAA咖啡厂对面)福庆堂“清水祖師”公庙举行庆祝中秋节,邀请印尼占碑省福庆堂孔教会郑连丁学士在农历八月十四日(星期日)晚,主持中秋祭拜仪式,农历八月十五日上午举行朝拜佳节降临,中午举行犒赏内外神军餉、祭拜玄天上帝及观音菩萨等多位神明,祈求国泰民安、化灾解难、康宁永寿、丁财两旺。随后,是余兴节目,由巴淡岛男女歌手现唱,接着聚餐品尝占碑特色的中秋月饼。

  占碑福庆堂庙宇主李鸿章、李荣、李志源、占碑李氏宗親會主席李振海等及百多位嘉宾和信众等出席庆典。

  李鸿章表示,占碑的华人传统文化很浓厚,在中秋佳节,表示家人团员的日子,我们也不忘神明,故祭拜感恩神明菩萨,保卫国家平安,希望民选总统顺利安稳平安举行,华人要“居安思危”有节日不要太嚣张,大摆场面。在寺庙度佳节是最好的选择。

  本报记者明光/Romy报道/摄影

http://www.guojiribao.com/shtml/gjrb/20180929/1062012.shtml* https://www.facebook.com/makinjambi

Senin, September 03, 2018

Upacara Sejit Huat Cu Kong Di Klenteng Seng To Kheng

占碑聖道宮慶祝法主公圣壽千秋
JAMBI - Perayaan ulang tahun Kongco Huat Cu Kong di kelenteng Seng To Kheng di kawasan Lingkar Timur, Kelurahan Payo Selintah, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi.

Suasana meriah sejak pagi hari langsung terasa ketika memasuki area Kelenteng Seng To Kheng di kawasan Jalan Lingkar Timur, Kelurahan Payoselincah, Jambi Timur, hari ini (2/9-2018). Ribuan umat berdatangan untuk mengikuti sembahyang bersama memperingati hari ulang tahun (HUT) roh suci Tio Kong Seng Khun “Huat Cu Kong”

Shenren (bahasa mandarin) Tio Kong Seng Khun “Huat Cu Kong” merupakan shenren klenteng itu yang terdiri atas tiga dewa, yakni dewa dengan muka merah, muka hitam, dan muka hijau. “shenren itu merupakan dewa utama yang ada di altar kelenteng itu.”

Prosesi sembahyang Huat Cu Kong tersebut juga dilakukan tiga tahap. Pertama sembahyang dilakukan di altar utama kelenteng yang menghadap Tien (Tuhan), selanjutnya di dalam altar Tio Kong Seng Khun “Huat Cu Kong” dan terakhir sembahyang Kho Kun Ciong (sembahyang untuk para pengawal shenren), kali ini upacara dipimpin The Lien Teng Taoshe.

Tanoto Kusumah, ketua Klenteng Seng To Kheng, menyatakan bahwa perayaan hari ulang tahun Huat Cu Kong, kita meminta kepada para suci (dewa) dapat melindungi negara, katanya.

Tujuan sembahyang, adalah memohon keselamat kepada Tien (Tuhan), “Kita memohon kepada Tuhan agar melindungi bangsa dan tanah air Indonesia dari segala bencana serta masyarakat sejahtera.” Imbuh Tanoto Kusumah diselah melayani tamu yang berdatangan.

Legenda: Sejarah Tio Kong Seng Khun/ Fuat Cu Kong : Tio Kong Seng Khun terdiri dari tiga taoshe/ saikong yang setiap hari mengeliling desa ke desa, mereka keliling untuk memberikan pemberkatan buat masyarakat. Pada suatu hari, mereka tengah melintasi sebuah desa yang sedang kepanikan, karena ada seekor ular raksasa jelmaan dari siluman, ular tersebut setiap tahun meminta korban manusia, apabila warga setempat tidak menyediakan anak laki-laki, maka ular itu akan mengobrak abrik seluruh desa.

Dari pada desa dihancurkan ular siluman, maka warga adakan undian untuk menyediakan anak laki-laki yang bakal dikorbankan buat santapan ular itu. Tiba giliran salah satu warga yang mana sebelumnya telah mengkorbankan anak laki-lakinya, maka warga tersebut tidak rela harus mengkorbankan satu-satunya cucu kesayangannya.

Tiga taoshe/ Saikong yang tiba di desa itu menanyakan apa yang telah menimpah penduduk, sehingga membuat penduduk menjadi ketakutan, maka wargapun mengatakan persoalan mereka kepada ketiga taoshe, oleh ketiga taoshe dianjurkan agar warga menyediakan berbagai sesajian, setelah semua keperluan taoshe telah lengkap, maka taoshe Tio Kong Seng Khun (shenrennya berwarna hitam) yang pertama berusaha menangkap ular siluman itu, ternyata ular itu susah untuk ditaklukan, maka Tio Kong Seng Khun dibantu oleh kedua rekannya yang bernama Siau Kong Seng Khun (shenrennya bewarna hijau) dan Chiong Kong Seng Khun (shenrennya berwarna merah).

Berkat bantuan kedua rekan Tio Kong Seng Khun akhirnya ular siluman dapat ditangkap, namun ular itu melakukan perlawanan dengan cara melilit sekujur tubuh Tio Kong Seng Khun, keduanya berusaha untuk saling mengalahkan, ternyata keduanya meninggal dalam pertempuran, pada saat itu juga Tio Kong Seng Khun dan ular siluman menjadi asap dan terbang ke angkasa, ular itu kini menjadi senjata andalan para taoshe.

Sembahyang dilakukan pukul 09.00-13.00 WIB, dilanjutkan jamuan makan bersama yang dihadiri tokoh-tokoh masyarakat dan pengusaha di Jambi, Jakarta dan Singapure. Tidak ketinggalan tamu-tamu diselingi hiburan karaoke.(Romy)

Kamis, Agustus 30, 2018

印大考古系学生在占碑佛塔群遗址进行考察实习提高学习技能

2018年8月24日,印度尼西亚大学(简称印大UI)考古学专家和学生一行30多人,包括印大教授和讲师汪尼博士(DR Wanny Rahardjo)、安德里博士,(DR Andri Purnomo)和迪安(Dian Sulistyowati),在占碑佛塔群遗址进行考察实习以提高学生学习技能。

  一行人抵达占碑机场,受到“关注慕亚拉占碑佛塔群协会”(the Somt)创始人之一,被追认为印大考古学院义父的华裔蔡邦胜居士及巴淡哈里0415军区长贝尼上校的热烈迎接。
  占碑的佛塔早在公元664年唐朝就已建设,成为室利威查雅王朝国王祭拜的重地。1820年佛塔遗址被英军发现。佛塔遗址占地2612公顷,距离占碑市约20公里,离慕亚拉占碑镇首府约30公里。

  印尼国家历史文物研究中心在1981年开始对其遗址进行调查研究,发现约有80处佛塔遗址被埋于地下,此后陆续对4个遗址进行挖掘,显示出这是印尼古代马来王朝在亚洲的一所最大型的佛教学府。

  今印大考古队从8月24日至9月4日止,对其中之一佛塔群的Astano 佛塔遗址,,进行学术性考查。

  汪尼博士表示,这次随团来考察和实习都是第6年级的考古学生,在这里他们可训练其洞察技能,并配合理论与实际相结合,提高他们的学术知识。在此感谢占碑佛塔群遗址关爱协会,为印大考古学院堪称义父的蔡邦胜居士的积极支持
与配合,使他们考古工作顺利进行。本报记者明光报道/Romi供图

http://www.guojiribao.com/shtml/gjrb/20180830/958176.shtml

Kamis, Agustus 16, 2018

安溪公会属下打浪万悦区互助小组


举行新理事就职仪式暨乡亲联欢会

2018812日晚,占碑省安溪公会属下打浪万悦区互助小组新任理事会宣誓就职,由卸任主席郑建平及副主席叶聪发移交给新任主席李建顺,副主席李开源及副主席李德春,新任任期为2018年至2021年,任期为三年;移交仪式和就职仪式在占碑市狮子殿举行。

  上任主席李建顺指出,占碑安溪公会是占碑省内最大的福建同乡组织,本区的福建同乡人数超过数十万人,安溪公会除了是大家集聚一起的熔炉,作为同乡恳亲聚会之外,也是大家交换意见互相交流的地方;占碑安溪公会为了方便同乡们的联谊和交流,已设立了属下一共14互助小组,分散在占碑省内各地。

  李建顺呼吁要求,新任互助小组理事会理事们都要协力合作、同心同德,以期能提供给安溪公会所有会员及成员们适当的帮助和服务,进一步加强增进全占碑省内福建同乡的宗亲情谊。

  卸任主席郑建平语重心长地表示,希望新一届理事会理事们能有更加优越的业绩表现,期望能加强促进乡亲们的联系和情谊,希望安溪公会的活动和业务更上一层楼。(Romy/Arifin 翻译:谭承志)


Senin, Agustus 13, 2018

Sertijab Pengurus Sio Co Perkumpulan Anxi Wilayah Talang Banjar Jambi

JAMBI - Masa bakti periode 2015-2018 kepengurusan wilayah Anxi Talang Banjar Jambi telah berakhir. Minggu malam (12/8-2018) dilakukan serah terima jabatan dari pengurus lama 鄭建平先生, 叶聪发先生 kepada pengurus baru 李建順主席, 李开源副主席 dan 李德春副主席 untuk 3 tahun kedepan periode 2018-2021.

Serah terima di aula serbaguna Klenteng Sai Che Tien (獅仔殿) Jambi, Jalan Koni 4, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.

Perkumpulan Aneka Kesejahteraan (ANKE) Jambi (占碑安溪公会)adalah perkumpulan suku Hokkien (福建) terbesar di provinsi Jambi. “Keluarga Hokkian (福建) merupakan suku terbesar di Jambi yang jumlahnya ratusan ribu orang dengan adanya wadah ini selain untuk bersilaturahmi juga untuk saling bertukar pikiran dalam berbagai hal.”

Untuk memberikan pelayanan kepada warga Anxi di Jambi yang tersebar di wilayah Jambi, maka占碑安溪公会 membentuk 14 pengurus ranting (sio co/ 小组).

Lie Kien Sun 李建順先生 mengungkapkan, kedepannya kita harapkan pengurus yang terpilih dapat bekerja sama untuk memberikan pelayanan kepada warga Anxi yang bermukim di wilayah Talang Banjar Jambi. katanya.

Selain menceritakan tentang pelayanan, 李建順先生 juga menceritakan tentang Perkumpulan Anxi Jambi yang merupakan wadah silaturahmi antar masyarakat Hokkien yang berada di provinsi Jambi maupun diluar provinsi Jambi guna mempererat rasa kekeluargaan.

Ketua lama 鄭建平先生 menjelaskan, tentang perkumpulan sio co (小组) wilayah Talang Banjar Jambi bisa lebih baik dari masa baktinya. (Romy)
* https://www.facebook.com/makinjambi

Selasa, Agustus 07, 2018

占碑忠义堂庆祝圣寿千秋关圣帝君


 
 
 
 
2018年8月5日(农历六月 廿四日), 庆祝 圣寿千秋暨 犒赏军将此次庆典活动的 首日,(农历六月 廿三日) 上午十时起鼓拈香,法表 请圣 清供,献青 安奉出令.
  庆祝关圣帝君 (关公) 理事会 狮仔殿庙主席 郑建平先生圣道宫主席 陈远庆先生,、占碑李氏宗亲会主席、李振海先生,、福庆堂副主席 、李志源先生, 龙春宫主席、林汉芪先生,、印尼占碑孔教妇女 郑华玲占碑潮州公会副主席 李进荣先生,参加祈拜。恭请郑连丁道士主持祈拜仪式。
  庆典活动结朿前 ,该庙理事长吴金来代表全体理事会,特登台向来宾们致意,对大家百忙中拨冗参加庆典,亦为关圣帝君神灵顕赫,香火鼎盛而感欣慰,同时谨向各位表示万分感谢并祈仙公赐佑大家身份健康,上帝保护,国泰民安万事胜意,风调雨顺,没有灾难。 (Romy

http://www.guojiribao.com/shtml/gjrb/20180807/841219.shtml
* https://www.facebook.com/makinjambi

Senin, Agustus 06, 2018

Perayaan Hari Besar Kwan Seng Tee Kun


占碑忠義堂庆祝圣壽千秋關聖帝君

JAMBI - Minggu, 5 Agustus 2018, Klenteng Tiong Gie Thong Jambi (占碑忠義堂) mengadakan perayaan sejit Kwan Seng Tee Kun 庆祝關聖帝君 yang diikuti ribuan umat, tokoh masyarakat dan pengusaha Jambi. Diantara yang hadir terdiri dari ketua Klenteng Sai Che Tien Jambi Darmadi Tekun, ketua Perkumpulan Marga Lie Jambi Berlianta Eliamsya, Wakil Ketua klenteng Hok Kheng Tong Lie Chie Guan, ketua klenteng Leng Chun Keng Lim Han Mong, ketua Perempuan Khonghucu Jambi Herwai, wakil ketua Perkumpulan Teo Chew Jambi Rozak.

Upacara sembahyang dipimpin oleh The Lien Teng Taoshe dibantu 2 orang asisten.

Selanjutnya pada malam harinya, pengurus klenteng Tiong Gie Thong mengadakan jamuan makan bersama atas suksesnya acara sembahyang perayaan sejit Kwan Seng Tee Kun, acara di hibur oleh penyanyi dari Jakarta, Surabaya dan Kalimantan.

Sebelum perayaan, ketua Tiong Gi Thong Jambi, Wu Jinlai atas nama seluruh dewan pengurus secara khusus menyambut kehadiran para tamu untuk berpartisipasi dalam perayaan itu, “Saya berharap yang terbaik untuk semua tamu.” Mengucapkan rasa syukur dan berdoa bagi masyarakat untuk mendapatkan perlindungan dari Tuhan (Tien), perdamaian dan kemakmuran nagi rakyat negara Indonesia, tidak ada bencana alam, dls.

Guan Gong (Hanzi : 关公, Hokkian : Kwan Kong) atau Guan, yang berarti ‘Paduka Guan’, adalah seorang panglima perang kenamaan yang hidup pada jaman Sam Kok (tahun 221 – 269 Masehi). Nama aslinya adalah Guan Yu (关羽) atau Guan Yun Chang (关云长). Oleh Kaisar Han, Ia diberi gelar Han Shou Ting Hou (漢夀亭侯) yang berarti ‘Marquis dari Han Shou’.

Guan Yu dipuja karena kesetiaan dan kejujuran. Dia adalah lambang teladan sifat ksatria sejati yang selalu menempati janji dan setia pada sumpahnya. Oleh sebab itu Guan Yu banyak dipuja di berbagai kalangan masyarakat, disamping klenteng-klenteng. (Romy)* https://www.facebook.com/makinjambi

Kamis, Agustus 02, 2018

占碑华人保留传统文化 缅怀先人

李义源老先生辞世三年祭礼举行

为缅怀先人,占碑李府于上周日,纪念李义源 (Li Yiguan) 老先生辞世三年其唯男李傳兴(Lie Chuanheng) 为行孝特請中国道士林泽取主持祭拜仪式.占碑郑連丁料理制作灵厝事宜.(Romy)

http://www.guojiribao.com/shtml/gjrb/20180802/vB6.shtml
* https://www.facebook.com/makinjambi