Tampilkan postingan dengan label Leng Chun Keng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Leng Chun Keng. Tampilkan semua postingan

Kamis, Februari 28, 2019

占碑埠四间庙宇联合庆祝元宵节

己亥金猪年农历正月十五日(19/2)元宵节晚7时30分起,占碑四间寺庙,包括福庆堂、狮子殿、龙春宫、忠义堂,在日罗东koni IV街联合举办庆祝元宵节活动。
  占碑省府官员及各族群兴高彩烈参加庆典,场面热闹。近千人观看元宵节的各种节目,有乩童走火炭,及各庙宇神明坐轿出巡,从koni IV出发游街至福庆堂庙终点为止,表演乩童刺身术等传统习俗。
  
福庆堂孔教会主席李鸿章由代表李振海致词表示,每年的元宵节,我们都会联合多间寺庙共同庆祝元宵,抬神明出游,驱凶迎吉,消灾避难,风调雨顺,祈福国泰民安。希望在猪年旺旺,大家配合政府建设纲领,同心协力建设家园。

  本报记者明光报道 Romy供图

http://www.guojiribao.com/shtml/gjrb/20190228/1471654.shtml* https://www.facebook.com/makinjambi

Sabtu, April 07, 2018

Sembahyang Ulang Tahun Roh Suci Kong Tek Chun Ong

JAMBI - Khonghucu Indonesia (MAKIN) Leng Chun Keng, Jalan Koni 1,  Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Sabtu (7/4-2018). Sembahyang dihadiri ratusan umat Khonghucu Jambi.

Sehari sebelum ritual berlangsung, panitia perayaan sejit Kongcu Kong Tek Cun Ong adakan malam hiburan band dengan penyanyi dari sumatera selatan (palembang).

Perayaan yang dilakukan sederhana, tapi tak mengurangi kekhusyukan umat Khonghucu. Seusai sembahyang bersama, semua sajian yang dibawa umat maupun yang disediakan panitia dimasak untuk dinikmati bersama.

Salim Lim, pengurus MAKIN Leng Chun Keng, mengatakan kali ini Klentang Leng Chun Keng mengundang band dan biduan dari kota Palembang untuk menghibur umat di Jambi. tampaknya kehadiran band asal kota pempek cukup memukau umat khonghucu dan warga yang hadir, bahkan banyak orang-orang tua berusia diatas 50an ikut bergoyang dumang bersama para biduanita tersebut.
 
“Mumudah-mudahan kedepan klenteng kembali mengundang mereka (band) untuk menghibur umat beserta warga Jambi.” ujarnya.

Tampak hadir rombongan darij Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Leng San Kheng kota Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. (Romy)

* https://www.facebook.com/makinjambi

Minggu, Maret 19, 2017

Sembahyang Bersama Sejit Kongcu Kong Tek Chun Ong

JAMBI - Perayaan Sejit Kong Tek Chun Ong di Kelenteng Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Leng Chun Keng di Jalan Koni I, No. 4, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Minggu (19/3-2017) dihadiri ratusan umat Khonghucu Jambi [Lihat Album: Perayaan Sejit Kongcu Kong Tek Chun Ong].
Menyambut sejit (ulang tahun) roh suci “Kong Tek Chun Ong” dilaksanakan secara sederhana di kelenteng MAKIN Leng Chun Keng yang baru selesai dibangun.
Sehari sebelum acara ritual, panitia perayaan sejit Kongcu Kong Tek Chun Ong adakan malam hiburan karaoke (18/3-2017).

Tampak pengurus dari MAKIN Hok Kheng Tong, MAKIN Sai Che Tien Jambi ikut meramaikan sejit Kong Tek Chun Ong berbaur bersama ratusan umat Khonghucu lainnya.

Walaupun perayaan Kwan Tek Chun Ong dilaksanakan secara sederhana, namun tidak mengurangi niat umat Khonghucu Jambi untuk  datang.

Seusai sembahyang bersama, semua sajian yang dibawa umat maupun yang disediakan panitia (lo cu) di masak lalu di makan bersama.

Kata, Salim Lim, Pengurus Makin Leng Chun Keng, “Bangunan kelenteng Leng Chun Keng baru selesai, maka kita hanya adakan sembahyang sejit Kwan Tek Chun Ong secara sederhana dan kita tidak banyak mengundang Makin-Makin yang ada di Jambi’, selanjutnya kata Salim, mudah-mudahan tahun depan kelenteng sudah selesai dibangun agar bisa menampung lebih banyak umat yang datang sembahyang, ujar Salim disela melayani umat.

Kelenteng Leng Chun Keng yang di renovasi total bisa menjadi salah satu objek wisata religi di Kota Jambi, karena bentuk bangunannya dirancang sedemikian, mulai dari pintu masuk langsung ada shen ren (dewa pintu), tiang Naga dan sepasang Singa di kiri kanan pintu utama memiliki nilai historis.

Pintu gerbang masuk ke dalam kompleks Kelenteng Leng Chun Keng dengan bentuk bangunan, ornamen dan warna oriental yang khas, dirancang oleh arsitektur dari Tiongkok dan bahan-bahannyapun didatangkan dari Tiongkok. (Romy)* https://www.facebook.com/makinjambi

Rabu, Maret 30, 2016

Kelenteng Leng Chun Keng Rayakan Sejit Kong Tek Chun Ong Secara Sederhana

JAMBI, ayojambi.com – Hujan tidak menghalangi niat ratusan umat Jambi ikut merayakan sejit Kong Tek Cun Ong di Kelenteng Leng Chun Keng yang beralamat di jalan Koni I, Rt. 3, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, hari ini, (30/3-2016).
Menyambut sejit (ulang tahu) shen ming “Kong Tek Chun Ong” dilaksanakan secara sederhana sama seperti tahun-tahun lalu.

Tampak beberapa shen ren hadir dalam perayaan sejit Kong Tek Chun Ong dengan cara merasuki kitong yang dikenal dengan sebutan tatung.

Walaupun perayaan Kwan Tek Chun Ong selaksanakan secara sederhana, namun tidak mengurangi niat ratusan umat melakukan sembahyang.

Acara dimeriahkan oleh Liong dan Barongsay dari Perkumpulan Hok Liong Sai Jambi. (Romy)
* www.ayojambi.com/

Rabu, November 25, 2015

Peresmian Kelenteng Leng Chun Keng Jambi

占碑龍春宮新廟啟用典禮
JAMBI, ayojambi.com - Ada pemandangan yang tidak biasa dan berbeda waktu masuk Jalan Koni 1, karena kedua sisi jalan terpasang berbagai umbul-umbul, lampion serta balon  Peresmian Kelenteng Leng Chun Keng 占碑龍春宮 [Lihat Gambar Peresmian Kelenteng Leng Chun Keng Jambi].
Sebelum acara peresmian, pada Senin (23/11) dini hari, Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Kelenteng Leng Chun Keng Jambi melakukan pengisihan roh suci (開光) terhadap lima She Ren (dewa) yang baru, juga pengisihan 9 roh suci Kim Sin (開光) yang lama, diantaranya 順平聖侯 (Sun Ping Sing He), 廣澤尊王 (Kong Tek Chun Ong), 南海觀音 (Nan Hai Kwan Im) dan 玄天上帝 (Hien Tien Siong Te. Pengisihan roh para suci dipimpin oleh Lim Ze Cheng taoshe dari Tiongkok (中国道士林泽承), selain itu ada Kai Kwang Men Shen (開光門神), Kim Tan (tempat pembakaran kertas sembahyang).

Acara juga dimeriahkan aneka hiburan, seperti karauke, atraksi barongsai, pemutaran film Sam Kok dan jamuan makan bersama, acara dari 22 sampai 27 Nopember 2015.

Kelenteng Leng Chun Keng 占碑龍春宮 merupakan sebuah tempat ibadah penganut Khonghucu yang bentuk bangunan dan ornamennya terlihat cantik dan anggun berlokasi Jalan Koni 1, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Pembangunan Kelenteng Leng Chun Keng 占碑龍春宮 90 persen material pembangunan kelenteng didatangankan dari Tiongkok. begitu juga dengan asitektur bangunan serta tenaga pekerja (tukang) juga didatangkan dari Tiongkok. (ROMY)
* www.ayojambi.com/

Sabtu, Maret 22, 2014

Sejit Kong Tek Cun Ong Di Makin Leng Chun Keng

JAMBI, ayojambi.com – MAKIN (Majelis Agama Khongsuhu Indonesia) Leng Chun Keng, hari ini, Jie Gwee Jie Jie (22/3) merayakan sejit Kong Tek Chun Ong secara sederhana di Jalan Koni I, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, berhubung kelenteng yang baru belum kunjung selesai, maka sejit Kong Tek Chun Ong dilakukan secara sederhana di kelenteng darurat. Walaupun kelenteng darurat terbuat dari papan, namun tek menyulutkan niat ratusan umat Khonghucu datang bersembahyang.
Tampak ada tiga shen ming hadir dalam perayaan sejit Kong Tek Chun Ong untuk memberikan pelayanan kepada umat yang ingin berkonsultasi, ketiga shen ming merasuki kitong yang dikenal dengan sebutan tatung.

Walaupun perayaan Kong Tek Chun Ong selaksanakan secara sederhana, namun tidak mengurangi minat umat Khonghucu datang sembahyang dan berdoa.

Ujar, Salim (akiong), Pengurus Makin Leng Chun Keng, “Bangunan kelenteng Leng Chun Keng belum selesai, maka kita hanya adakan sembahyang ulang tahun Kong Tek Chun Ong secara sederhana dan kita juga tidak mengundang Makin-Makin yang ada di Jambi’, sambil menunjukan kearah kelenteng yang sedang di renovasi.

Kelenteng yang di renovasi total untuk sementara terhenti, karena pihak kelenteng tengah menunggu kedatangan bahan-bahan dari China. (romy)
* www.ayojambi.com/

Selasa, April 02, 2013

Makin Leng Chun Keng Rayakan Sejit Kwan Tek Chun Ong Secara Sederhana

JAMBI, ayojambi.com – Perayaan Sejit Kwan Tek Cun Ong di Kelenteng Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Leng Chun Keng di Jalan Koni I, Rt. 3, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, hari ini, (2/4-2013).
Menyambut sejit (ulang tahu) shen ming “Kwan Tek Chun Ong” dilaksanakan secara sederhana, pasalnya kelenteng MAKIN Leng Chun Keng sedang melakukan selesai, maka sejit Kwan Tek Chun Ong tahun sama seperti tahun lalu diperingati secara sedehrana tanpa mengundang Majelis Agama Khongsucu Indonesia (MAKIN) yang ada di kota Jambi.

Tampak ada tiga shen ming hadir dalam perayaan sejit Kwan Tek Chun Ong untuk memberikan pelayanan kepada umat Khonghucu, kehadiran ketiga shen ming dengan cara merasuki kitong yang dikenal dengan sebutan tatung.

Walaupun perayaan Kwan Tek Chun Ong selaksanakan secara sederhana, namun tidak mengurangi niat umat Khonghucu melakukan sembahyang.

Kata, Lim Yong Siang, Pengurus Makin Leng Chun Keng, “Bangunan kelenteng Leng Chun Keng belum selesai, maka kita hanya adakan sembahyang sejit Kwan Tek Chun Ong secara sederhana dan kita tidak banyak mengundang Makin-Makin yang ada di Jambi’, selanjutnya kata Lim Yong Siang, mudah-mudahan tahun depan kelenteng sudah selesai dibangun agar bisa menampung lebih banyak umat yang datang sembahyang, ujar Yong Siang disela kesibukan sembahyang.

Kemungkinan tahun depan, Kelenteng Leng Chun Keng yang di renovasi total bisa menjadi salah satu objek wisata religi di Kota Jambi, karena bentuk bangunannya dirancang sedemikian, mulai dari pintu masuk langsung ada shen men (dewa pintu), tiang Naga dan sepasang Singa di kiri kanan pintu utama memiliki nilai historis.

Pintu gerbang masuk ke dalam kompleks Kelenteng Leng Chun Keng dengan bentuk bangunan, ornamen dan warna oriental yang khas, dirancang oleh asitektur dari china dan bahan-bahannyapun di datang dari China. (Romy)

http://informasi-mediakita.blogspot.com/
http://tradisi-jambi.blogspot.com/
http://media-fotografers.blogspot.com/

Rabu, Maret 14, 2012

Sejit Kwan Tek Chun Ong, Secara Sederhana Di Makin Leng Chun Keng

JAMBI – Majelis Agama Khongsuhu Indonesia (MAKIN) Leng Chun Keng, hari ini, imlek Jie Gwee Jie Jie (14/3) merayakan sejit shen ming “Kwan Tek Chun Ong” secara sederhana di Jalan Koni I, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, pasalnya klenteng yang direnovasi belum selesai, maka sejit Kwan Tek Chun Ong dilakukan secara sedehrana tanpa mengundang Majelis Agama Khongsucu Indonesia (MAKIN) yang ada di kota Jambi.

Tampak ada tiga shen ming hadir dalam perayaan sejit Kwan Tek Chun Ong untuk memberikan pelayanan kepada umat Khonghucu, kehadiran ketiga shen ming dengan cara merasuki kitong yang dikenal dengan sebutan tatung.
Walaupun perayaan Kwan Tek Chun Ong selaksanakan secara sederhana, namun tidak mengurangi minat umat Khonghucu datang sembahyang.

Ujar, Lim Yong Siang, Pengurus Makin Leng Chun Keng, “Bangunan klenteng Leng Chun Keng belum selesai, maka kita hanya adakan sembahyang ulang tahun Kwan Tek Chun Ong secara sederhana dan kita juga tidak mengundang Makin-Makin yang ada di Jambi’, sambil menunjukan kearah klenteng yang sedang di renovasi.

Klenteng yang di renovasi total untuk sementara terhenti, karena pihak klenteng tengah menunggu tiang Liong/ Naga dan bahan-bahan lainnya datang dari China. (romy)

Senin, Juni 27, 2011

Un Cu Sam Tai Tetapkan Feng Shui Klenteng Len Chun Keng

JAMBI – Setelah dua kali gagal menetapkan posisi pembangunan klenteng Leng Chun Keng 27 Mei lalu, Senin siang (27/6-2011) shen ming (roh suci) “Un Cu Sam Tai” telah menetapkan posisi pembangunan klenteng sesuai dengan prediksi feng shui.
Seperti diberikan terdahulu. dalam ilmu topografi kuno Tiongkok, feng shui mempunyai arti yang cukup besar buat manusia, feng shui dapat menjalin hidup manusia dalam keharmonisan dan membantu memperbaiki hidup dengan menerima Qi positif.

Maka tidak heran, feng shui yang tepat dipercaya dapat memberikan nasib baik dan pembawa rejeki, itulah sebabnya kenapa dalam setiap pembangunan rumah atau gedung baru orang selalu menggunakan feng shui sebagai alat untuk menentukan tata letak yang tepat dari sebuah bangunan.


Misalnya, pengurus klenteng Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Leng Chun Keng yang terletak di kawasan Jalan Koni 1, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, menggelar ritual memanggil roh shen ming (roh suci) untuk membantu menentukan feng shui bangunan klenteng baru yang akan mereka bangun. Walaupun mereka telah dua kali mengalami kegagalan, tetapi mereka tetap tabah melakukan ritual penentuan feng shui pembangunan klenteng Leng Chun Keng.

Roh shen ming (roh suci) “Un Cu Sam Tai” di undang untuk masuk kedalam patung yang diletakkan di tandu khusus berwarna merah. Setelah roh shen ming (roh suci) masuk ke kim sin (patung), maka shen ming (roh suci) akan memberikan petunjuk tata letak dan bentuk bangunan sesuai dengan feng shui yang baik.

Proses mencari feng shui dengan bantuan roh shen ming (roh suci) tersebut teryata tidaklah semudah yang dibayangkan banyak orang. Sejak pagi hingga tengah hari roh shen ming (roh suci) yang diundang tidak kunjung tiba untuk memberikan petunjuk dimana letak posisi yang tepat untuk pembangunan klenteng itu.

Dalam hal ini bisa terjadi dikarenakan roh shen ming atau roh suci memilih orang yang tepat untuk memikul kursi tandu (bahasa hok kien Kio) yang diduduki roh suci Un Cu Sam Tai. Setelah roh suci Un Cu Sam Tai datang, sipemangkul tandu (Kio) tidak mampu menahan arah yang dihendaki Un Cu Sam Tai, bahkan sang pemangkul beberapa kali jatuh bangun untuk menahan tandu tersebut.

Ternyata pencarian feng shui melalui ritual ini, tidaklah semudah yang kita bayangkan, terbukti sejak pukul 08.30 WIB hingga pukul 10.30 tidak ada tanda-tanda kehadiran roh suci Un Cu Sam Tai, namun puluhan pengurus Makin Leng Chun Keng silih berganti membacakan mantera, demikian juga dengan orang yang memikul tandu (Kio), sekitar pukul 11.10 WIB roh suci Un Cu Sam Tai datang, itupun hanya menentukan satu posisi, yaitu tengah klenteng (as).

Kali ini, hanya satu kin sin (patung) shen ming (roh suci) diletakkan diatas tandu, yaitu shen ming Un Cu Sam Tai yang dipercaya memiliki kemampuan keahlian feng shui, Un Cu Sam Tai di undang dari Klenteng Makin Gi Hong Tong. (rom-yul)

Sabtu, Juni 11, 2011

Pembongkaran Klenteng Leng Chun Keng

JAMBI – Jajaran pengurus Makin Leng Chun Keng yang terletak di Jalan Koni 1, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Sabtu pagi (11/6-2011) pukul 07.00 Wib mulai memindahkan para shen ming (roh suci) yang berada di altar klenteng Leng Chun Keng, sebelum lakukan pemindahan, terlebih dahulu para pengurus Makin Leng Chun Keng memohon ijin kepada Tien (Tuhan red) dan para shen ming yang berada di klenteng Leng Chun Keng.
Untuk pengantinya Makin Leng Chung Keng akan membangun klenteng Leng Chun Keng baru ditempat yang sama, karena klenteng lama yang dibangun semi permanen pada tahun 1986 itu sudah tidak layak dipakai sebagai tempat sembahyang umat Khonghucu, pasalnya atap sudah pada bocor.

Prosesi pemindahan shen ming dipimpin langsung oleh rohaniwan Makin Sai Che Tien, The Lien Teng, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan Sun Peng Sing He/ Cie Liong Kong (shen ming/ roh suci). Pengurus Makin Leng Chun Keng membangun sementara tempat ibadah buat umat yang akan lakukan sembahyang.

Diawali pemindahan shen ming “Sun Peng Sing He/ Cie Liong Kong” disusul oleh shen ming yang lainnya, lalu mereka kembali lakukan sembahyang kepada Sun Peng Sing He/ Cie Liong Kong (baca pemberitahuan) bahwa semua shen ming telah mereka pindahkan.

Selanjutnya, roh suci Sun Peng Sing He/ Cie Liong Kong merasuki salah satu kitong/ tatong langsung meminpin pembongkaran klentengnya secara simbolis, diawali altarnya, lalu setiap sudut klenteng dan lain sebagainya. Hari Senin baru resmi pembongkaran klenteng dilakukan dan menunggu intruksi Sun Peng Sing He kapan akan dilakukan kembali pencarian feng shui yang sempat tertunda beberapa waktu lalu.

Ujar Lim Han Mong (Sukardi) Ketua Makin Leng Chun Keng, “Kita akan undang kembali Sun Peng Sing He untuk menentukan jadwal pencarian feng shui untuk posisi pembangunan klentengnya, klenteng lama sudah tidak layak dipakai, karena atap pada bocor.” Katanya Lim Han Mong. (rom)

Sabtu, Maret 26, 2011

Makin “Leng Chun Keng” Gelar Ultah “Sun Peng Shin El”

JAMBI – Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Leng Chun Keng, Sabtu pagi (26/3-2011) mengelar upacara memperingati ulang tahun Shin Beng (Dewa) Sun Ping Shin El atau Kong Tek Cun Ong “Ce Liong Kong” dalam kondisi gelap gulita, karena aliran listrik padam sejak pukul 10.00 pagi hingga sore hari. Namun padamnya aliran listrik tidak mematahkan niat ratusan umat Khonghucu yang hadir untuk berdoa, memohon keselamatan baik untuk negara maupun keluarga.
Klenteng Leng Chun Keng terletak di Jalan Pangeran Diponegoro, Lorong Koni I, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, klenteng ini berdiri sejak tahun 1974, sebelumnya berada di Jalan Laba-Laba, kelurahan Lebakbandung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.

Dengan kyusuk umat Khonghucu silih berganti memanjatkan doa dihadapan altar Sun Peng Shin El atau Ce Liong Kong dibawah penerangan puluhan lilin-lilin merah dari berbagai ukuran.

Sedangkan didepan altar Tie Kong (Tuhan) para pengurus Makin Leng Chun Keng beserta Lo Cu (panitia) sibuk melakukan upacara sembahyang dipimpin oleh rohaniwan Khonghucu, Bun Lo.

Setelah selesai melakukan sembahyang didepan altar Tien (Tuhan), pengurus klenteng Leng Chun Keng kembali mengelar sembahyang dihadapan Shin Beng “Sun Peng Shin El”, pada waktu persamaan, roh shin beng Sun Peng Shin El merasuki salah satu kitong dan memesan agar umat Khonghucu selalu berdoa dan memohon kepada Tien agar dapat terhindar dari segala malapetaka, lantaran menurut prediksi dari “Sun Peng Shin El” bahwa pada bulan 3 (sha gwee) merupakan bulan yang tidak baik, karena akan ada bencana, maka diminta agar umat Khonghucu senantiasa memohon perlindungan Tien (Tuhan) dan To Tie Kong (dewa penguasa Bumi).

Disamping itu, dalam kesempatan Ultah “Sun Peng Shin El”, puluhan ibu rumah tangga meminta berbagai petunjuk, bahkan ada yang meminta resep obat kepada Ce Liong Kong. (rom)