Tampilkan postingan dengan label The Islam and Confucian Summit 2013. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label The Islam and Confucian Summit 2013. Tampilkan semua postingan

Jumat, Agustus 30, 2013

Pertemuan Para Pemimpin Agama Khonghucu 2013

JAKARTA – Seusai acara Pertemuan Tingkat Tinggi Islam Khonghucu 2013 “The Islam and Confucian Summit 2013” yang dibuka oleh Wakil Presiden Boediono. Matakin Pusat kembali melakukan dialok dengan ketua Matakin seluruh provinsi.
Dalam rangka memfasilitasi dialog antara para pemimpin Khonghucu dan memberikan kontribusi pada penciptaan budaya perdamaian dan harmoni di dunia global, Dewan tertinggi untuk Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN ) mengadakan pertemuan dengan Majelis Tinggi Pemimpin Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) Provinsi pada hari Minggu, 25 Agustus 2013 di lantai 6, Hotel Best Western Hariston, Jakarta.

The Confucian Religion Leaders Summit in 2013, dengan tema utama "Peran
Pemimpin Agama Khonghucu dalam Dunia Globalisasi", akan memberikan kesempatan berharga bagi Umat Khonghucu untuk terlibat dalam dialog yang konstruktif dengan para pemimpin Khonghucu untuk mengeksplorasi dan menyarankan kebijakan masa depan untuk meningkatkan peran pemimpin Konfusianisme dalam mempromosikan perdamaian dan harmoni.

Diharapkan bahwa dialog Pemimpin Agama Khonghucu disini memiliki efek global dan
menyediakan jalur dialog dan kerjasama yang antar lintas agama di Indonesia. Ini akan dilakukan secara permanen dan teratur mendorong masyarakat untuk menyatakan damai dan harmonis baik di tingkat lokal, nasional, regional dan internasional.

Tujuan:
Tujuan utama dari dialog ini adalah untuk berbagi ide, pengalaman, dan praktek-praktek terbaik di antara para pemimpin agama Khonghucu dalam mempromosikan perdamaian dan harmoni.

Dialog ini menyediakan kerangka kerja untuk:
1 . Kenali kebijaksanaan agama Konghucu dalam upaya menjaga perdamaian dan yang
penting bagi dunia modern.
2 . Explore prinsip Confusian tata kelola yang baik menjadi tindakan praktis.
3 . Menerjemahkan nilai-nilai Confusian dengan konsep modern kepemimpinan.
4 . Promosikan agama Khonghucu beasiswa, dialog, dan kerja sama.
5 . Menciptakan dan mempertahankan parterships pemimpin agama Konghucu untuk mengembangkan Program kerja dan sumber daya manusia.

Metode:
The Confucian Religion Leaders Summit in 2013 membahas membahas peran para tokoh Agama Khonghucu, para pemimpin Agama Khonghucu untuk dapat mempromosikan perdamaian dan harmoni di dunia global.

Pembicara terdiri dari:

1. Dr. Tong Yun-kai (President of The Confucian Academy in Hong Kong).
2. Prof. Kong Weiqin, Ph.D., Litt.D. (Chairman of Taiwan Association of Confucius)
3. Dr. Tee Boon Chuan (Institute of Chinese Studies, Universiti Tunku Abdul Rahman,
Malaysia).
4. Mr. Jaffar Kassim (Nanyang Confucian Association, Singapore).
5. Prof. Wang Min, Ph.D (Hosei University Tokyo).
6. Mr. George Yan (Honorary President of Confucian Academy, Costa Rica, Peru)
7. Xs. Masari Saputra (Dewan Rohaniwan MATAKIN, Indonesia).
8. Bratayana Ongkowijaya, S.E., XDS (Chairman of MATAKIN, Indonesia).
9. Ws. Dr. Drs. Chandra Setiawan, M.M., Ph.D (Presidium Coordinator of MATAKIN,
Indonesia).
10. Dr. Ir. Drs. Adji Djojo, M.M. (Chairman of MATAKIN, Indonesia).
11. Js. Dr. Setio Kuncono, S.E., M.M. (Dewan Rohaniwan MATAKIN, Indonesia).
12. Kris Tan, S.E. (Chairman of Confucian Young Generation, Indonesia). (Romy)

Selasa, Agustus 27, 2013

Pertemuan Tingkat Tinggi Islam Khonghucu Dunia Diresmikan Wapres

JAKARTA - Wakil Presiden Boediono meresmikan Pertemuan Tingkat Tinggi Islam dan Khonghucu 2013 “The Islam and Confucian Summit 2013” di Best Western Hariston Hotel Jakarta 24/8-2013. Pertemuan semacam ini memberi pesan perdamaian di tengah kondisi merosotnya sikap saling menghargai di antara pemeluk agama di dunia.

Pertemuan Islam Khonghucu tingkat dunia digelar di Hotel Jakarta dari 23 hingga 26 Agustus 2013, acara Islam Confucia Summit atas kerja sama Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Menurut Boediono, fakta menunjukkan bahwa kaum Muslim dan Khonghucu merepresentasikan hampir separuh populasi bumi. Kaum Khonghucu tersebar di belahan Timur Asia, sementara kaum Muslim mendiami kawasan yang terbentang dari Afrika hingga Asia Tenggara.

”Karena itu, sinergi dan kolaborasi antara umat Islam dan Khonghucu dapat membawa warna baru bagi harmoni peradaban manusia dan perdamaian dunia. Inisiatif MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan Matakin (Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia) ini perlu kita beri apresiasi tinggi,” ujar Boediono. (Romy) 
* http://ayen-servicekamera.blogspot.com/

Sabtu, Agustus 03, 2013

The Islam and Confucian Summit 2013

Jia Xiang  - Guna meningkatkan budaya perdamaian, maka Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) akan menyelenggarakan dialog dan seminar bertajuk “the Islam and Confucian Summit 2013 pada tgl 23-25 Agustus”.
Dalam Konfrensi Pers pada Selasa, (30/7/13), Ketua Bidang Kerukunan antar Umat Beragama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Slamet Effendi Yusuf mengatakan bahwa tujuan dari  dialog dan seminar tersebut adalah untuk meningkatkan rasa saling menghargai dan saling pecaya antara individu dan komunitas agama Islam dan Khonghucu.
Sementara wakil ketua MATAKIN, Uung Sendana Linggara mengatakan,  dalam seminar itu akan dibahas nilai-nilai utama Khonghucu dan Islam yang membuat dua agama itu dalam sejarahnya tidak pernah berkonflik. Uung juga mngatakan, hal itu perlu dieksplorasi lagi untuk mencontoh kepada dua agama yang tidak pernah terjebak dalam disharmoni.

“Dialog ini diharapkan lebih ampuh membangun kerukunan, dari pada kelompok-kelompok agama berjaung sendiri mewujudkan nilai kebersamaan,” tegas Slamet Effendy Yusuf.[Yuv/W1]

http://jia-xiang.biz/read/the-islam-and-confucian-summit-2013
* http://ayen-servicekamera.blogspot.com/