Tampilkan postingan dengan label Peringatan Hari Kelahiran Confucius. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peringatan Hari Kelahiran Confucius. Tampilkan semua postingan

Selasa, Oktober 17, 2017

Perempuan Tionghoa di Jambi Mengenang Confucius


JAMBI - SEBAGAI bentuk bakti, perempuan Tionghoa di Jambi yang menganut Khonghucu mengenang teladan dari Confucius, Sang Nabi.

Perempuan Khonghucu Indonesia (Perkhin) Jambi, mayoritas warga Tionghoa, mengadakan peringatan mengenang Confucius. Peringati kelahiran yang ke 2.500 tahun dari tokoh folosofi paling berpengaruh di Tiongkok.

Peringatan yang berlangsung pada 15 Oktober 2017 ini sehari sebelum tanggal kelahiran Sang Nabi dalam agama Konghucu.

Herwai, Ketua Perkhin Jambi, mengatakan perayaan atas kelahiran Confucius itu baru kali pertama dilakukan. Sehingga wajar, jika banyak kekurangan dalam peryaan salah satu manusia paling sakral dalam Konghucu.

Perayaan ini, sambungnya, juga untuk mengenalkan ajaran dari Confucius. Selalu mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. “Kami mengenang konsep ajaran Confusius. Mengajar tanpa diskriminasi, memperingati warisan beliau terhadap budaya Tionghoa,” tuturnya.

Dia menjelaskan, Confucius adalah lelaki yang terpuji, meninggalkan ajaran dan prinsip etika yang terkenal di seluruh dunia. Menekankan kepada pembersihan diri melalui Lima Kebaikan yaitu kebajikan, keadilan, kesopanan, kebijaksanaan dan kesetiaan.

Ia melihat, Confucius merupakan seorang guru yang tulus, juga terhadap diri sendiri. Ia pernah sukses sebagai gubernur di daerah Cheng-tu, dalam tiga bulan tiada pencurian ataupun tindak pidana lain.

Bahkan posisi Menteri Kehakiman merangkap Perdana Menteri Negeri Lu pernah dijabat. Tetapi semua itu ditinggalkan, penyebabnya sepela, kaisar lupa melakukan kewajiban sembahyang kepada Tuhan.

Kesadaran akan misi mengembangkan kebajikan tetap dipertahankan. Moral yang bajik itulah yang amat disenangi, tanpa gerutu kepada Tuhan. Sesal kepada sesama.

http://indochinatown.com/daerah/perempuan-tionghoa-di-jambi-mengenang-confucius/2847
* https://www.facebook.com/makinjambi

Peringatan Hari Kelahiran Confucius 2017 Di Jambi

JAMBI - Perempuan Khonghucu Indonesia (Perkhin) Provinsi Jambi, Minggu (15/10-2017) siang mengadakan upacara memperingati Hari Lahir Confucius jatuh pada tanggal 16 Oktober 2017. Confucius dilahirkan 2500 tahun dahulu, Confucius adalah satu daripada ahli falsafah Tiongkok yang paling berpengaruh. Lelaki yang terpuji ini meninggalkan ajaran dan prinsip etika yang terkenal di seluruh dunia yang menekankan kepada pembersihan diri melalui Lima Kebaikan iaitu kebajikan, keadilan, kesopanan, kebijaksanaan dan kesetiaan.

Perayaan ini adalah kali pertama yang dilakukan Perkhin Jambi, ujar Herwai selaku ketua Perkhin Jambi, “Ini adalah pertama kali kita adakan Peringatan Hari Lahir Confucius”, dan mungkin terdapat kekurangan-kekurangan yang mesti kita perbaiki tahun depan, kata Herwai.

Demi mengenang konsep pengajaran Konfusius yang mengajar tanpa diskriminasi, memperingati warisan beliau terhadap budaya Tionghua, seperti klenteng Confusius di Jambi dan kota lain sebagainya pada mengadakan upacara Peringatan Hari Kelahiran Confusius.

Confucius seorang guru yang tulus, juga terhadap diri sendiri. Ia pernah sukses sebagai gubernur daerah Cheng-tu, dalam tiga bulan tiada pencurian maupun tindak pidana lain pun di situ. Bahkan posisi Menteri Kehakiman Merangkap Perdana Menteri negeri Lu pernah dijabatnya! Tetapi semua itu ia tinggalkan, hanya disebabkan sang raja 'lupa' melakukan kewajiban sembahyang kepada Tuhan. Ia sangat menyadari akan misinya mengembangkan kebajikan. Moral yang bajik itulah yang amat disenanginya, tanpa gerutu kepada Tuhan, sesal kepada sesama, dijalaninya misi kebajikan itu sampai akhir hayatnya. (Romy)
* https://www.facebook.com/makinjambi