JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam keramaian massa, terutama yang ingin berkesempatan masuk ke dalam Istana Merdeka, Senin (20/10/2014), terdapat satu orang anak laki-laki berusia satu tahun hadir di sana bersama ibunya. Dia adalah Jeoffry. Anak dari Yuanita ini tampil dengan mengenakan kemeja kotak-kotak mirip dengan kemeja kotak-kotak yang pernah dikenakan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi.
Tampilkan postingan dengan label Monas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Monas. Tampilkan semua postingan
Selasa, Oktober 21, 2014
Demi Bertemu Jokowi, Warga 3 Papua Ini Bayar Pesawat dan Hotel Sendiri
JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga warga Papua, Juliana Pigai, Dorvin Che Seraom dan Miriam Awarau, yang menerima tumpeng dari Presiden Joko Widodo, ternyata berangkat ke Jakarta dengan biaya sendiri. Mereka juga tidak mendapatkan akomodasi baik dalam bentuk hotel, transportasi atau pun konsumsi selama berada di Ibukota.
"Kita biaya sendiri, tidak dibiayai," kata Juliana usai menerima tumpeng dari Jokowi di Monumen Nasional, Jakarta, Senin (20/10/2014).
Juliana bersama kedua temannya adalah pedagang di Papua. Mereka bertemu Jokowi saat kampanye Pemilu Presiden 2014 lalu. Mereka tidak keberatan menghabiskan biaya cukup besar demi bertemu Sang Presiden.
"Pesawat Rp 2,5 Juta (per orang), bolak-balik Rp 5 Juta. Hotel semalam Rp 1 Juta (per orang). Kita empat malam jadi Rp 4 Juta," tambah Juliana.
Juliana berharap, kedatangannya ke Jakarta dapat dibalas Jokowi dengan kunjungan ke Papua. Jokowi, menurut dia, sudah berjanji untuk membangun pasar untuk tempat mereka berjualan.
"Pak Jokowi sudah berjanji akan bangun pasar. Selama ini kita berjualan di trotoar. Tadi setelah memberi nasi tumpeng, dia janji akan ke Papua," ujarnya.
Juliana mengaku gembira dan bangga akhirnya bisa menerima tumpeng dari Jokowi. Apalagi, momen tersebut bisa disaksikan oleh seluruh rakyat Indonesia.
"Teman-teman di Papua nelpon terus, tanya kapan ditayangkan. Ini sekarang juga masih nelpon terus," kata Juliana sambil menunjukkan telepon genggamnya.
http://indonesiasatu.kompas.com/read/2014/10/21/06494671/demi.bertemu.jokowi.3.warga.papua.ini.bayar.pesawat.dan.hotel.sendiri?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp
Juliana bersama kedua temannya adalah pedagang di Papua. Mereka bertemu Jokowi saat kampanye Pemilu Presiden 2014 lalu. Mereka tidak keberatan menghabiskan biaya cukup besar demi bertemu Sang Presiden.
"Pesawat Rp 2,5 Juta (per orang), bolak-balik Rp 5 Juta. Hotel semalam Rp 1 Juta (per orang). Kita empat malam jadi Rp 4 Juta," tambah Juliana.
Juliana berharap, kedatangannya ke Jakarta dapat dibalas Jokowi dengan kunjungan ke Papua. Jokowi, menurut dia, sudah berjanji untuk membangun pasar untuk tempat mereka berjualan.
"Pak Jokowi sudah berjanji akan bangun pasar. Selama ini kita berjualan di trotoar. Tadi setelah memberi nasi tumpeng, dia janji akan ke Papua," ujarnya.
Juliana mengaku gembira dan bangga akhirnya bisa menerima tumpeng dari Jokowi. Apalagi, momen tersebut bisa disaksikan oleh seluruh rakyat Indonesia.
"Teman-teman di Papua nelpon terus, tanya kapan ditayangkan. Ini sekarang juga masih nelpon terus," kata Juliana sambil menunjukkan telepon genggamnya.
http://indonesiasatu.kompas.com/read/2014/10/21/06494671/demi.bertemu.jokowi.3.warga.papua.ini.bayar.pesawat.dan.hotel.sendiri?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp
* www.ayojambi.com/
Senin, Oktober 13, 2014
Pelantikan Jokowi-JK, 100 Ribu Relawan Akan Padati Monas
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Bidang Aksi Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Syafti Hidayat mengatakan, kelompok relawannya akan mengadakan acara khusus dalam rangka menyambut pelantikan presiden dan wakil presiden baru Indonesia pada 20 Oktober mendatang. Syafti mengatakan, acara tersebut merupakan bentuk syukur atas resminya presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla menjadi pemimpin Indonesia untuk lima tahun ke depan.
"Kami ada acara syukuran dan pesta rakyat, sekaligus mengantar Jokowi ke istana," ujar Syafti saat dihubungi Kompas.com, Minggu (12/10/2014) malam.
Syafti mengatakan, acara yang rencananya digelar di Monumen Nasional itu akan dimeriahkan oleh pertunjukan musik dari grup band Slank dan beberapa artis lainnya yang merupakan pendukung Jokowi-JK. Ia menambahkan, acara tersebut tidak jauh beda dengan konser "Salam Dua Jari" beberapa waktu lalu, yang diinisiasi oleh relawan Jokowi dan melibatkan puluhan artis sebagai pengisi acara.
"Selain Slank, banyak artis lain. Jadi kolaborasi antara relawan dan Slank. Konsepnya seperti konser salam dua jari," kata Syafti.
Selain acara musik, kata Syafti, dalam kegiatan tersebut juga akan diadakan pergelaran pakaian adat, tarian, dan juga orasi oleh Jokowi seusai dilantik oleh DPR sebagai penutup acara. Ia memperkirakan total relawan yang akan hadir dalam acara tersebut sekitar 100.000 orang.
"Habis dilantik, nanti Jokowi dari DPR langsung ke Monas," kata Syafti.
Sementara itu, Koordinator Nasional Projo, Budi Arie Setiadi memastikan bahwa aksi para relawan dalam mengawal pelantikan Jokowi-JK akan berlangsung damai. Ia mengatakan, Projo telah berkoordinasi dengan kelompok relawan lainnya antara lain Seknas Jokowi, Pusat Informasi Relawan, dan Jasmev untuk menggagas Gerakan Rakyat 20 Oktober atau Geruduk.
"Semua elemen bersama-sama merayakan pelantikan pemimpin rakyat. Kami akan bergerak bersama dari Senayan sampai Monas," ujar Arie.
http://indonesiasatu.kompas.com/read/2014/10/13/06004131/pelantikan.jokowi-jk.100.ribu.relawan.akan.padati.monas?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp
Syafti mengatakan, acara yang rencananya digelar di Monumen Nasional itu akan dimeriahkan oleh pertunjukan musik dari grup band Slank dan beberapa artis lainnya yang merupakan pendukung Jokowi-JK. Ia menambahkan, acara tersebut tidak jauh beda dengan konser "Salam Dua Jari" beberapa waktu lalu, yang diinisiasi oleh relawan Jokowi dan melibatkan puluhan artis sebagai pengisi acara.
"Selain Slank, banyak artis lain. Jadi kolaborasi antara relawan dan Slank. Konsepnya seperti konser salam dua jari," kata Syafti.
Selain acara musik, kata Syafti, dalam kegiatan tersebut juga akan diadakan pergelaran pakaian adat, tarian, dan juga orasi oleh Jokowi seusai dilantik oleh DPR sebagai penutup acara. Ia memperkirakan total relawan yang akan hadir dalam acara tersebut sekitar 100.000 orang.
"Habis dilantik, nanti Jokowi dari DPR langsung ke Monas," kata Syafti.
Sementara itu, Koordinator Nasional Projo, Budi Arie Setiadi memastikan bahwa aksi para relawan dalam mengawal pelantikan Jokowi-JK akan berlangsung damai. Ia mengatakan, Projo telah berkoordinasi dengan kelompok relawan lainnya antara lain Seknas Jokowi, Pusat Informasi Relawan, dan Jasmev untuk menggagas Gerakan Rakyat 20 Oktober atau Geruduk.
"Semua elemen bersama-sama merayakan pelantikan pemimpin rakyat. Kami akan bergerak bersama dari Senayan sampai Monas," ujar Arie.
http://indonesiasatu.kompas.com/read/2014/10/13/06004131/pelantikan.jokowi-jk.100.ribu.relawan.akan.padati.monas?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp
* www.ayojambi.com/
Langganan:
Postingan (Atom)

