Tampilkan postingan dengan label Masker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masker. Tampilkan semua postingan

Kamis, September 10, 2015

Polisi Tolak Uang Pemberian Warga yang Telah Dibantu Ganti Ban

Polisi Tolak Uang Pemberian Warga yang Telah Dibantu Ganti Ban
Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menerima bantuan berupa 200 buah masker wajah pemberian sukarela seorang warga bernama Edward.
Kepala Satuan Patroli Jalan Raya Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar, Agung Pitoyo, mengatakan pemberian masker wajah merupakan wujud kepedulian warga terhadap anggota kepolisian.

"Edward datang ke Satuan Patroli Jalan Raya Dit Lantas Polda Metro Jaya untuk memberikan 200 masker sebagai wujud kepedulian dan simpati terhadap anggota di lapangan yang telah membantu," ujar AKBP Agung, Kamis (10/9/2015).

Pemberian masker merupakan bentuk terima kasih Edward karena telah dibantu petugas Patroli Jalan Raya. Rabu (9/9/2015) kemarin sekitar pukul 11.30 WIB, dia mengganti ban mobil Chevrolet di depan Chevron, Jalan layang Tomang arah ke barat.

Saat memasang ban, tiba-tiba datang sebuah mobil kijang patroli PJR 919. Anggota PJR, Hergiansyah turun dari mobil tersebut, lalu, membantu mengganti ban. Sebagai tanda terima kasih, Edward memberikan uang kepada petugas itu, namun ditolak.

"Setelah selesai, Edward mengucapkan terima kasih dan memberi uang lelah. Namun ditolak oleh anggota," kata AKBP Agung.

Menurut AKBP Agung, Hergiansyah menolak sambil berkata "tidak usah pak memang ini tugas kami".

http://jambi.tribunnews.com/2015/09/10/polisi-tolak-uang-pemberian-warga-yang-telah-dibantu-ganti-ban
* www.ayojambi.com/

Senin, Oktober 03, 2011

Siswa SD Bina Kasih Pakai Masker Ke Sekolah

JAMBI – Hingga hari Senin pagi (3/10/2011), kabut asap masih pekat dibandingkan hari sebelumnya di Kota Jambi dan sekitarnya. Kondisi ini mengakibatkan murid-murid Sekolah Kristen Bina Kasih di Jalan Kemang II, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, pada menggunakan masker saat mengikuti pelajaran disekolahan.
Hingga membuat guru-guru SD Bina Kasih semakin resah karena pengaruh kabut asap yang mengganggu proses ngajar mengajar serta kualitas udara yang diyakini mempengaruhi kesehatan para siswa-siswi disekolah itu.

Untuk menghindari semakin buruknya pengaruh asap terhadap siswa di SD Bina Kasih, sejak beberapa pekan lalu, Kepala Sekolah Kristen Bina Kasih Jambi, telah mengeluarkan himbauan agar murid di sekolahan tersebut datang dan pulang menggunakan masker.

Seperti yang disampaikan Kepala SD Bina Kasih Jambi, Nechi Sasnawati, S. Th, kepada Ayojambi.com, “Demi menjaga kesehatan anak didik SD Bina Kasih dari pengaruh kabut asap, kita telah intruksikan kepada semua murid menggunakan masker waktu mau kesekolah maupun sepulang dari sekolahan.” Imbuhnya.

Karena sudah banyak anak yang batuk-batuk karena menghirup asap, selain itu, walaupun kondisi kabut asap semakin pekat, namun warga terlihat tidak terlalu banyak yang mengindahkannya, bahkan sebagian besar masyarakat terlihat tidak menggunakan masker. (romy)