Tampilkan postingan dengan label Fu Xi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fu Xi. Tampilkan semua postingan

Jumat, Juni 22, 2018

占碑埠狮仔殿庙祝伏羲帝仙圣寿暨犒赏军将寿

 
 
2018年6月9日(农历四月廿六日),占碑埠哥尼区狮仔殿庙,庆祝伏羲帝圣寿暨犒赏军将寿,来自中国的林泽取道士主持庆典活动仪式。
  此次庆典活动的首日(四月廿五日)上午十时起,鼓拈香,法表请圣 清供,献青安奉出令,请安五营神将至晚上。是日晚七时开始,设有卡拉OK歌唱联欢会并释放花灯,热闹气氛令活动增色,助兴群众约有百余名。
  翌日(四月廿六日)上午十时开始,循惯备办牲礼果品敬拜天公,然后祭拜庙内祝寿伏羲帝仙及列位恩主诸佛神搞赏内外军,祈求神佑:风调雨顺,国泰民安,化灾纳福,民族和谐相亲相爱。祭拜礼毕后,开设120桌平安餐宴招持,与会者约千余人,宴会中有卡拉ok歌唱舞蹈余兴节目,场面非常热闹。
  庆典活动临结朿前 该庙理事长郑建平与郑连丁代表全体理事会,特登台向来宾们致意,对大家百忙中拨冗参加庆典,亦为伏羲帝仙神灵显赫,香火鼎盛而感欣慰,同时向各位表示万分感谢,并祈仙公:赐佑大家身体健康,家庭幸福,事业进步,万事如意。
  本报记者明光报道/Romy供图

http://www.guojiribao.com/shtml/gjrb/20180622/648180.shtml
* https://www.facebook.com/makinjambi

Minggu, Juni 10, 2018

Ribuan Umat Khonghucu Menghadiri HUT Hook Hie Te Shien

JAMBI – Pada saat memasuki gerbang MAKIN klenteng Sai Che Tien, sayup-sayup terdengar irama suara gendrang diiringi irama suling yang begitu merdu di dengar, dan suara taoshe (Sai Kong) yang tengah membaca mantera So Bun (sejenis surat pemberitahuan) yang dibacakan oleh Sai Kong Lim Tek Chu yang sengaja di undang dari Tiongkok (China).

Suasana dalam klenteng, kilauan sinar dari pancaran lilin-lilin merah menambah keindahan klenteng yang mayolitas berwarna merah, selain itu aroma wewangian dari gaharu/ hio yang dinyalakan umat Khonghucu.

Dihalaman depan dan samping kiri kanan klenteng ratusan umat tengah menyaksikan atraksi barongsai dari perkumpulan Leng Chun Sai Jambi, turut menyemarakan acara hari ulang tahun senren “Hook Hie Te Shien” yang biasa disebut Shien Kong, selain merayakan haur sin beng, ada juga ritual Kho Kun yaitu persembahan sesajian kepada para pengawal dewa-dewa (军將).

Dari pantauan di klenteng sudah mulai dipadati oleh umat Khonghucu sejak pukul 09.00. Ada sekitar 1.000 umat Khonghucu yang hadir, tidak hanya dari Kota Jambi, juga beberapa kabupaten di Provinsi Jambi. Pagi harinya, umat menumpukkan kertas sembahyang yang kemudian dibakar bersama-sama dengan teng lau yang dibuat oleh Sai Kong Liem Tek Chu. Ritual dimulai dengan melakukan sembahyang Tien (Tuhan red)  dihalaman depan pintu masuk klenteng. Sembahyang berlangsung hingga satu jam dengan melantunkan doa-doa.

Ritual lalu dilanjutkan dengan sembahyang sin beng Hook Hie Te Shien yang digelar di dalam klenteng. Ini bertujuan untuk memohon doa serta mengundang beberapa sin beng untuk datang pada acara tersebut. Setelah itu, ritual dilanjutkan dengan membakar kertas sembahyang yang telah disediakan. Setiap daerah prosesi ritualnya berbeda-beda namun tujuan tetap sama yaitu memohon pelindungan dari sang pencipta alam semesta (Tien) dan para sin beng maupun leluhur. (Romy)

* https://www.facebook.com/makinjambi

Sabtu, Juni 09, 2018

Fuxi “伏羲” dan Nvwa “女媧” Adalah Nenek Moyang Manusia di China

Cerita mengatakan bahwa Fuxi tidak hanya pemimpin klan di timur dan kepala tiga raja bijak dan lima kaisar berbudi luhur Tiongkok pada awal peradaban manusia, tetapi juga orang bijak mahakuasa mampu berbagai macam keterampilan. Dia menciptakan Delapan Diagram dan simulasi laba-laba untuk jaring ikan menenun. Dia tidak hanya mampu membuat alat musik, tapi juga pandai memasak makanan lezat. Selain itu, ia memberikan kontribusi banyak ke pengobatan tradisional Cina dan merupakan nenek moyang dari peradaban Tiongkok 中华民族的人文始祖. Dia juga merumuskan etika dan peraturan bagi orang-orang, mengurangi pernikahan barbar dengan merampok.

Nuwa adalah pemimpin perempuan terkenal selama periode legendaris terpencil di Cina, dilengkapi dengan kemampuan kuat. Dikatakan bahwa bencana yang besar sekali terjadi di alam dan kemudian langit runtuh, bumi itu cekung, dan binatang liar kejam membunuh orang umum. Nuwa diperbaiki langit dengan batu berwarna dan membunuh binatang-binatang yang brutal. Dia juga digunakan tanah liat untuk menciptakan manusia dan masyarakat manusia dengan mensimulasikan penampilan sendiri. Hal ini juga mengatakan bahwa Nuwa menciptakan semacam alat musik yang disebut buluh pipa instrumen angin sehingga dia dihargai sebagai seorang dewi musik. Selain itu, dia menciptakan sistem perkawinan untuk memungkinkan manusia untuk memperbanyak keturunan, sehingga ia disebut dewi pernikahan.

Ada banyak legenda di Fuxi dan Nvwa, yang dicatat dalam banyak buku kuno Cina seperti Kitab Perubahan, elegi Chu, Tulisan-tulisan Pangeran Huainan dan Kitab Gunung dan Laut. Mitos-mitos semuanya telah diturunkan dan dampaknya sangat luas dan mendalam. Sampai saat ini, Miao dan Dong masyarakat di China provinsi Yunnan masih menyembah Nvwa sebagai primogenitor mereka sendiri. (Romy)
* https://www.facebook.com/makinjambi

Kamis, Februari 22, 2018

Sai Che Tien Gelar Ritual Po Un


JAMBI – Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Klenteng Sai Che Tien Jambi 占碑獅子殿” yang terletak di Jalan Pangeran Diponegoro, Lorong Koni IV, Rt. 01, Kelurahan Talang Jauh, Kecamatan Jetung, kota Jambi, di Klenteng tersebut sebuah Kim Sin (dewa) yang dikenal dengan Hok Hie Te Sien atau Sien Kong, dewa tersebut juga dikenal sebagai dewa obat, dewa pencipta Bagua [Noton Video: Sai Che Tien Gelar Ritual Po Un].
Selasa pagi (20/2) puluhan kepala rumah tangga atau yang diwakili salah satu keluarga hadir di klenteng Makin Sai Che Tien untuk mengikut upacara Po Un yang dipimpin langsung oleh Lim Tek Cuh Taoshe (中國道士林绎取) dari negara tirai bambu, Po Un tahun ini diikuti lebih kurang seratus kepala keluarga (kk) dan dilaksanakan dari 20 Februari hingga 15 Maret 2018, bagi warga yang hendak Po Un sebelumnya harus mendaftarkan diri dengan menyebutkan nama lengkap, tanggal kelahiran, jam kelahiran dan shio serta membawa baju satu lembar, sedangkan beberapa sesajen disediakan Makin Klenteng Sai Che Tien, peserta Po Un wajib ikut dalam prosesi upacara, dapat diwakili oleh salah satu keluarganya.

Prosesi Po Un dimulai pukul 09.00 hingga pukul 15.00 dengan membaca nama, tanggal kelahiran, jam kelahiran dan shio yang bersangkutan dihadapan dewa Hok Hie Te Sien atau Sien Kong terus mengelilingi altar sang dewa sebanyak 12 putaran.

Menurut penuturan Sai Kong, Lim Tek Cuh, bahwa, “Manusia lahir, hidup dan meninggal merupakan takdir dari sang pencipta alam semesta, namun perjalanan seseorang maupun nasib seseorang tergantung dari perilakunya sehari-hari”, sedangkan prosesi Po Un adalah untuk membuang kiat atau sial diri yang bersangkutan.

Selanjutnya ujar Lim Tek Cuh, perjalanan seseorang di tahun Anjing, ada bulan yang baik dan ada pula bulan yang kurang baik, maka kita mesti memohon kepada Yang Maha Esa serta memohon agar para dewa memberikan perlindungan dan memberikan berkah yang baik bagi keluarga maupun yang bersangkutan.

Bagi yang ingin ikut Po Un (保運) dapat hubungi Rohaniawan The Lien Teng (鄭連丁) Hp: 0813 6613 2661 (Romy)* https://www.facebook.com/makinjambi

Kamis, Desember 29, 2016

占碑狮仔殿孔教会庆祝母亲节

 
 
 
 
母亲恩重如山 孩儿难报母亲恩
坐落在第波尼科罗Koni IV 惹罗东的占碑狮仔殿孔教会 ,于12月25日上午,举行纪念母亲节活动. 出席者有:占碑省孔教最高理事会主席黄春回、印度尼西亚孔教妇女郑华玲主席 、占碑孔教会副主席胡玉志、占碑龙春宫孔教会林永祥、占碑义锋堂孔教会胡玉祥、占碑福神堂孔教会黄汉雄, 这次活动有孔教礼拜补习班的学生参与并为家长洗脚以报达母亲之恩及余兴节目。

  占碑狮仔殿孔教会郑建平致词说,今日是个伟大的日子,因为全世界的人沉醉在母爱的怀抱里,庆祝这伟大的母亲节。他说,母爱对我们的牺牲太大了,有时我们会遗忘掉,当母亲脸上的皱纹,可见到母亲老了,但母亲从来没有向我们要求什么,或要获得孩子们的同情,或要孩子们给予出国旅行的机会,反之她们想到的是孩子的生活起居和健康等的母爱关怀。

  黄春回致词说,母亲之恩是难报的,爱母亲比爱自己更重要,母爱是伟大的。我们的爱根本是不能与母亲的爱相比。希望在这母亲节,我们要能知恩报恩。

  节目最后也对孔教礼拜补习班学生颁发礼品,而圆满结束。
  学科报道/Romy供图

http://www.guojiribao.com/shtml/gjrb/20161229/300288.shtml

Senin, Desember 26, 2016

Umat Khonghucu Jambi Merayakan Hari Ibu


JAMBI – Untuk kali pertama Kelenteng MAKIN Sai Che Tien Jambi  占碑獅仔殿孔教會 Jalan Pangeran Diponegoro, Lorong KONI IV, Rt. 02, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jalutung, Kota Jambi mengadakan perayaan Hari Ibu 母親節. Untuk menyambut dan memeriahkan hari ibu yang jatuh pada tanggl 22 Desember, maka MAKIN Sai Che Tien adakan pada hari Minggu (25/12-2016) pagi, acara Hari Ibu kali ini diawali Lagu Indonesia Raya, selanjutnya Lagu Padamu Negeri, terus pambacaan Puisi oleh Siswa Sekolah Minggu Khonghucu, Pemberian Bunga kepada sang ibu tercinta, lalu mencuci kaki sang ibu dan memohon ampun kepada kedua orang tua, acara ditutup dengan aneka hiburan dari anak Sekolah Minggu (孔教礼拜补习班), terlihat beberapa ibu sempat menetiskan air mata [Lihat Foto: Kegiatan Hari Ibu].
Menurut Ketua Kelenteng MAKIN Sai Che Tien Jambi Darmadi Tekun (占碑獅仔殿孔教會郑建平主席) Hari ini adalah hari yang sangat special, karena hari ini merupakan hari dimana insan di seluruh dunia sedang mengenang atau menikmati kebersamaan dengan orang yang melahirkannya di atas dunia.  “Pengorbanan Seorang Ibu Yang Tulus Seringkali Kita Lupakan”, Kita jarang sekali melihat atau memperhatikan ibunda kita yang jalannya sudah tertatih-tatih, karena usianya sudah tua, namun mereka tidak pernah mengeluh dan mengemis minta belas kasih dari sang anak-anaknya, apalagi mereka diajak jalan-jalan.

Ikut hadir dalam acara Hari Ibu,Ketua Perempuan Khonghucu Indonesia (Perkhin), Herwai (郑华玲主席),Wakil Ketua MATAKIN Jambi, Alex Sujanto 占碑孔教會副主席胡玉志, Pengurus MAKIN Leng Chun Kheng 占碑龍春宮孔教會林永祥,Pengurus MAKIN Gi Hong Tong 占碑義鋒堂孔教會胡玉祥, Pengurus MAKIN Hok Sin Tong 占碑福神堂孔教會黄汉雄, Pengurus MAKIN Hok Kheng Tong 占碑福慶堂孔教會李水連.

Salah satu poin penting dalam sambutan Ketua MATAKIN Provinsi Jambi Darman Wijaya (占碑省孔教最高理事會主席黄春回), mengatakan, Jasa-jasa ibu pada kita sungguh tak terhingga, kita tak akan bahkan tak mungkin kita bisa membalasnya, dan seberapa besar pun kita mencintai ibu kita, jika dibandingkan dengan cinta ibu kepada diri kita, maka kita akan menemukan bahwa cinta kita sebenarnya bukanlah apa-apa dibanding cinta dan kasih sayang ibu pada diri kita.!

Maka pada hari ini, pada hari ibu ini yang berbahagia ini, kita diharapkan bisa mengambil hikmah yang mendalam tentang pentingnya peranan ibu bagi kita, sosok yang tak tergantikan oleh siapapun, sosok yang selalu ada ketika kita membutuhkannya, sosok yang selalu rindu ketika kita melupakannya, sosok yang selalu memaafkan ketika kita berbuat salah padanya. Semoga hari ini menjadi momentum terbaik bagi kita untuk mengenang kembali jasa-jasa ibu sehingga kita bisa lebih menghargai beliau, lebih meng hormati beliau dan selalu untuk berbakti kepada beliau.

Acara diakhiri pembagian hadiah kepada siswa-siswi Sekolah Minggu Khonghucu yang berprestasi. (Romy)
* https://www.facebook.com/makinjambi

Jumat, Oktober 21, 2016

天水伏羲庙丙申(2016)年春祭伏羲典礼隆重举行

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
中国甘肃网2月23日讯 据天天天水网报道 (记者何永德)正月十五日(2月22日)24:00 ,“福佑中华——丙申(2016)年天水伏羲庙春祭中华民族人文始祖太昊伏羲氏华诞典礼”在伏羲庙先天殿月台隆重举行,

当晚,来自社会各届的上万群众齐聚伏羲庙,在伏羲圣像前焚香燃烛,叩首行礼,追思人文始祖肇启文明的伟大历史功绩,表达对太昊伏羲的无比崇尚和敬仰,祈福中华大地繁花似锦,人民幸福安康。

正式祭祀典礼仪式开始前(23:25—23:45)举行了舞龙、舞狮、开山攒神、夹板、鞭杆舞和唢呐表演。

正月十六日零时整,由天水市博物馆、天水市民间祭祀伏羲协会和民间组织“上元会”组织实施的民间祭祀伏羲氏典礼正式举行,身着祭祀礼服的参祭人员走上祭祀月台,和现场群众脱帽,共同向伏羲圣像行鞠躬礼。伴随着阵阵唢呐声、击鼓声、敲罄声,祭祀人员依次在伏羲圣像前上香明烛、化表行礼、敬献三牲、恭读祭文……表达对人文始祖的崇敬。整个祭祀仪式神圣、庄重、肃穆。祭祀仪式结束后,现场群众纷纷进入先天殿,瞻仰伏羲圣像,为人文始祖敬奉香火,祭祀活动达到高潮。

伏羲庙又称“人宗庙”,相传,每年的正月十六是伏羲氏的诞生日,天水人都会在这天前来伏羲庙祭拜伏義,祈福纳祥。祈福活动会吸引大批民众前来祭祀伏羲,因此,正月十六朝“人宗庙”和上九“朝观”一样成为天水最重要也是最盛大的民俗活动。伏羲位居三皇之首,百王之先,是中华民族共同敬仰的人文始祖。据史书记载,伏羲祭祀始自春秋时期,自秦汉至明清,祭祀不断,相沿成习,形成了内涵丰富、厚重、独特的祭祀文化。天水祭祀伏羲氏活动是伴随着创建伏羲宗庙而进行的,每年春秋两季以太牢之礼祭祀,有着严格规范的祭祀程序和礼乐制度,一直延续至今。

http://www.gscn.com.cn/province/system/2016/02/23/011268999.shtml

2016年公祭中华人文始祖伏羲大典举行

 
 
 
2016(丙申)年公祭中华人文始祖伏羲大典暨第27届中国天水伏羲文化旅游节于6月22日在天水市举行。仪式由肃立奏乐,击鼓鸣钟,恭读祭文,鞠躬敬礼,舞乐告祭,敬献花篮五个部分组成,现场近万人参加祭祀大典,用最虔诚的方式向人文始祖太昊伏羲氏表达敬意。

据悉,天水是伏羲的诞生地和伏羲文化的发祥地,公祭伏羲由来已久,相沿成习,至今成功举办26届,已成为全球华人拜谒先圣、寻根祭祖,增进民族认同感和民族凝聚力的盛会。

点击这里收看中国最棒的视频旅游资讯>>

http://travel.people.com.cn/n1/2016/0623/c41570-28472877.html

Kamis, Oktober 13, 2016

Pernikahan Sukirman dan Lisa Di Kelenteng Sai Che Tien


JAMBI, Ayojambi.com - Sejak agama Khonghucu diakui pemerintah bersama agama lainnya, maka saat ini banyak umat Khonghucu Jambi melakukan pernikahan di Kelenteng-Kelenteng dan ini dapat dilihat saat pemberkatan pernikahan pasangan The Sun Kiet (Sudirman) putra bungsu dari Tn. The Lien Cai (Alm) dan Ny. Ng Chun Kui dengan Lie Siauw Me (Lisa) putri bungsu dari Tn. Lie Khai Guan dan Ny. TheKim Liek, dilakukan di Kelenteng Sai Che Tien Jambi, Rabu (12/10-2016) siang [Lihat Album: Pernikahan Sukirman dan Lisa].
Menurut Ketua Kelenteng Sai Che Tien Jambi, Darmadi Tekun yang sekaligus Ketua MATAKIN Kota Jambi, sampai saat ini sudah ada ratusan pasang pengantin yang menikah di Kelenteng Sai Che Tien di Jalan Koni IV, Rt. 02, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.

Pernikahan adalah pangkal peradaban sepanjang masa, pernikahan bermaksud memadukan dan mengembangkan benih kebaikan dari dua jenis manusia yang berlainan keluarga untuk melanjutkan ajaran para Nabi, keatas untuk memuliakan Firman Tuhan, mengabdi kepada leluhur dan kebawah untuk meneruskan keturunan, maka pernikahan itu bermakna sakral.

“Ini memang suatu hal yang menggembirakan bagi umat Khonghucu Jambi yang bukan pertama kalinya untuk umat khonghucu melangsungkan pemberkatan pernikahan di Kelenteng. Kalaupun ada umat yang ingin menikah di sini, kami sangat senang karena kami dapat melayani umat Khonghucu di Kelenteng,” kata Darmadi di Kelenteng usai pemberkatan pernikahan selesai, Rabu.

Jadi pasangan pengantin baik Sukirman maupun Lisa mengusung tema “Sinar Cinta dan Kasih Sayang Dewa Hok Hi Te Sien Telah Memberkati dan Mempersatukan Mereka Dalam Ikatan Pernikahan.”

Menurut Rohaniawan MATAKIN JAMBI, The Lien Teng, maksud dan tujuan perkawinan adalah:

Tugas suci dan mulia, manusia yang memungkinkan manusia melangsungkan sejarah dan mengembangkan benih-benih firman Tuhan Yang Maha Esa yang berwujud kebajikan antara lain berupa cinta kasih, kebenaran, keadilan, kewajiban dan susila.

Adapun tujuan perkawinan menurut agama Khonghucu adalah untuk membentuk keluarga yang harmonis, damai dan bahagia.

Adat dan Upacara perkawinan yang dilakukan oleh umat Khonghucu tidak terlepas dari nilai-nilai budaya masyarakat Tionghoa keturunan maupun nilai-nilai agama yang mereka yakini keberadaannya.  Upacara perkawinan ini mempunyai ciri khas tersendiri yang dapat membedakannya dengan masyarakat dan agama lain di Indonesia. (Romy)
* www.ayojambi.com/

Rabu, Juni 01, 2016

Ribuan Umat Khonghucu Menghadiri Sejit Hook Hie Te Shien


JAMBI, Ayojambi.com - Perayaan sejit Nenek Moyang Manusia di Tiongkok dirayakan oleh Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Sai Che Tien. Perayaan Nenek Moyang Manusia yang bernama Fu Xi “伏羲” di Sai Che Tien Jambi boleh dibilang paling ramai dikunjungi [Lihat Album : Umat Khonghucu Menghadiri Sejit Hook Hie Te Shien].

Saat memasuki kawasan gerbang kelenteng Makin Sai Che Tien, sayup-sayup terdengar suara gendrang diiringi irama suling, suara rohaniawan Taoshe (Sai Kong)  yang tengah membaca So Bun (sejenis surat pemberitahuan) yang dibacakan oleh Lim Tek Chong Taoshe yang sengaja datang dari Tiongkok (China) 伏羲是華人的始祖.
Suasana dalam kelenteng, kilauan sinar dari pancaran lilin-lilin merah menambah keindahan kelenteng yang mayolitas berwarna merah, selain itu aroma wewangian dari gaharu/ hio yang dinyalakan umat Khonghucu.

Dihalaman depan dan samping kiri kanan kelenteng ratusan umat tengah menyaksikan atraksi barongsai dari perkumpulan Hok Liong Sai Jambi, turut menyemarakan acara hari ulang tahun sin beng “Hook Hie Te Shien” yang biasa disebut Fu Xi, selain merayakan haur sin beng, ada juga ritual mempersembahkan sesajian kepada pengawal dewa maupun arwah-arwah (Kho Kun).

Dari pantauan di kelenteng Sai Che Tien, sejak pukul 09.00 pagi umat Khonghucu silih berganti berdatangan ke Klenteng Sai Che Tien yang terletak di Jalan Koni IV, Rt. 02, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, ada yang sengaja membawa berbagai sesajian dari rumah. Ada sekitar 1000 umat Khonghucu yang hadir, tidak hanya dari Kota Jambi, juga beberapa kabupaten di Provinsi Jambi. Pagi harinya, umat menumpukkan kertas sembahyang yang kemudian dibakar bersama-sama dengan teng lau yang dibuat oleh Liem Tek Chong Taoshe. Ritual dimulai dengan melakukan sembahyang Tien (Tuhan red)  dihalaman depan pintu masuk kelenteng. Sembahyang berlangsung hingga satu jam dengan melantunkan doa-doa.

Ritual lalu dilanjutkan dengan sembahyang sin beng Hook Hie Tee Shien yang digelar di dalam kelenteng. Ini bertujuan untuk memohon doa serta mengundang beberapa sin beng (baca dewa-dewa) untuk datang pada acara tersebut. Setelah itu, ritual dilanjutkan dengan membakar kertas sembahyang yang telah disediakan. Setiap daerah prosesi ritualnya berbeda-beda namun tujuan tetap sama yaitu memohon pelindungan dari sang pencipta alam semesta (Tien) dan para sin beng maupun leluhur.

Menurut Darmadi Tekun, Ketua Makin Sai Che Tien Jambi, tahun ini lebih ramai dari tahun kemarin “Tahun ini meludaknya warga datang sembahyang Hari Ulang Tahun Fu Xi.” Tambah Darmadi Tekun, Fu Xi adalah nenek moyang masyarakat Tionghoa di Tiongkok, beliau yang pertama dititis sebagai Shen Ren (Dewa) bersama Nu Wa.

Fu Xi/ Hook Hie Te Sien yang menciptakan Xian Tian Ba Gua atau alat yang lazim digunakan oleh para ahli feng shui dan Yin Yang yang ditulis dalam kitab San Fen (tiga makam), beliau juga pencipta obat-obat.

Selain itu Fu Xi juga mengajarkan rakyat untuk memasak, menangkap ikan dengan jala, dan untuk berburu dengan senjata yang terbuat dari besi.

Acara diakhir jamuan makan bersama di aula kelenteng Sai Che Tien Jambi. (MultiMedia)
* www.ayojambi.com/

Selasa, Februari 16, 2016

湖北:70米高崖上凿伏羲石雕像 2016年完工(图)


近日,高70.5米、长230米的巨型伏羲头像在襄阳市岘山崖壁上开始施工。

  目前,该市正全力打造“文化襄阳”,一批文化旅游项目正加紧建设。伏羲摩崖石刻头像由当地一家文化开发公司投资兴建,计划于2016年7月完工。

  建成后的伏羲头像,其眼睛长9米、高2米,鼻子长18米、宽9米。此外,在伏羲摩崖石刻雕像左侧,同时还将建设高50米、长约90米的孟浩然雕像。两组摩崖石刻雕像,总石方量将达到6万余方。

  伏羲是我国传说中的三皇之首、人文始祖,被尊为中华民族的第一位帝王。东汉皇甫谧所著《帝王世纪》记载:伏羲葬南郡(即今日襄阳境内);而唐代著名山水田园诗人孟浩然则是襄阳人。

http://news.sohu.com/20140826/n403777557.shtml

* www.ayojambi.com/

天水伏羲庙


伏羲庙本名“太昊宫”,俗称“人宗庙”,在天水市城区西关伏羲路,现为国家级重点文物保护单位。伏羲庙始建于明成化十九年至二十年间(公元1483—1484年),前后历经九次重修,形成如今规模宏大的建筑群。清光绪十一年至十三年(公元1885—1887年)第九次重修后,占地面积13000平方米,现存面积6600多平方米,是目前全国保存最完整的明代祭祀伏羲的庙宇,被誉为“华夏第一庙”,吸引了无数海内外游客前来寻根祭祖、旅游观光。

  伏羲庙临街而建,院落重重相套,四进四院,宏阔幽深。庙内古建筑包括戏楼、牌坊、大门、仪门、先天殿、太极殿、钟楼、鼓楼、来鹤厅共10座;新建筑有朝房、碑廊、展览厅等共6座。新旧建筑共计76间,整个建筑群坐北朝南,牌坊、大门、仪门、先天殿、太极殿沿纵轴线依次排列,层层推进,庄严雄伟。而朝房、碑廊沿横轴线对称分布,规整划一,具有鲜明的中国传统建筑艺术风格。由于伏羲是古史传说中的第一代帝王,因此建筑群呈宫殿式建筑模式,为全国规模最大的伏羲祭祀建筑群。又因有伏羲庙,民国以前小西关城又叫伏羲城。

  先天殿又称正殿、大殿,在中院后部正中,是伏羲庙的主体建筑,巍然屹立于院子正北高1.7米的砖筑月台上。其高大雄伟的殿内,有伏羲彩塑巨像一尊。藻井顶棚正中绘太极河洛八卦图,四周等分为六十四格,内刻绘六十四卦图。先天殿后面为太极殿,又称退殿、寝殿、寝宫,依“前宫后寝”惯例而建,原供伏羲,后祀神农,建筑规模略小于先天殿。

  伏羲庙各院内遍布古柏,为明代所植,原有64株,象征伏羲六十四卦之数,现存37株,挺拔苍翠,浓荫蔽日。伏羲庙大门内侧东西墙角原有古槐两株,相对而立。现存东边1株,树干中空,经鉴定为唐代所植。

  每逢正月十六为伏羲诞辰日,民间在这里举行隆重的祭祀活动,周边群众扶老携幼,纷纷前来伏羲庙朝拜祭祀“人祖爷”。一时,宝烛辉煌,香烟缭绕,钟鼓鸣天,善男信女异常虔诚,庙内充满着一派庄严肃穆的景象。

  每年公历七月,甘肃省人民政府举办规模盛大的公祭活动,一年一度的伏羲文化旅游节,已成为中国最具发展潜力的十大节庆活动之一。公祭仪式已被列为中国首批非物质文化遗产名录。

http://www.gsta.gov.cn/jpjq/5290.htm* www.ayojambi.com/