Tampilkan postingan dengan label Gubernur Jambi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gubernur Jambi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, April 08, 2017

Kunjungan Kerja Konjen Tiongkok Ke Walikota Jambi

JAMBI – Kunjungan kerja Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok wilayah sumatera Zhu Honghai beserta rombongan tiba di Jambi disambut oleh Pengurus Yayasan Kesejahteraan Sentosa oleh wakil ketua Darman Wijaya, kunjungan Konjen Tiongkok adalah untuk bersilaturahmi dengan pemerintah provinsi Jambi dan Kota, diantaranya audiensi dengan Gubernur Jambi Zumi Zola di rumah dinasnya di kawasan Ancol, serta mengunjungi Pabrik Minyak Sawit PT Petaling Mandraguna yang berlokasi di Kabupaten Muarojambi serta mengunjungi situs terkemuka di pulau sumatera, yakni Candi Muarojambi (6/4-2017).

Pada hari kedua, Konjen Zhu Honghai menyempatkan diri mengunjungi Walikota Jambi H. Syarif Fasha (7/4-2017) di rumah dinas walikota [Lihat Album: http://media-fotografers.blogspot.co.id/2017/04/kunjungan-kerja-konjen-tiongkok-zhu.html].

Walikota Jambi, H. Syarif Fasha, dan Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Rakyat China (RRC), Zhu Honghai, sepakat menjalin kerjasama di bidang perdagangan dan pelatihan.

Fasha dan Zhu Honghai kembali bertemu, di rumah dinas Walikota Jambi, Jum’at. (7/4-2017). Sebelumnya mereka sudah pernah bertemu, di Kota Guang Zhou, pada 2014. Ketika itulah pertama kalinya mereka membicarakan soal kerjasama. Zhu Honghai didampingi oleh Liu Weiguo, Chen Linyan dan Chang Xiaozhu.

“Ini bukan pertemuan pertama. Sebelumnya, tahun 2014, saya berkunjung ke Kota Guang Zhou dan Zhu Honghai,” kata Fasha kepada wartawan, seusai pertemuan. (Romy)* https://www.facebook.com/makinjambi

Gubernur Jambi Bertemu Konjen Tiongkok

JAMBI - Konsulat Jenderal Tiongok Zhu Honghai serta rombongan mengunjungi Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli di rumah dinasnya di kawasan Ancol, Kamis (6/4/2017).

Mereka menawarkan kepada Zola agar perusahan besar Tiongkok dapat berinvestasi di Provinsi Jambi [Lihat Album: http://media-fotografers.blogspot.co.id/2017/04/kunjungan-kerja-konjen-tiongkok-zhu.html].

Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli, mengatakan, kedatangan Konjen Tiongkok ke Jambi adalah untuk membahas potensi-potensi yang bisa dikerjasamakan antara Pemprov Jambi dengan Pemerintah Tiongkok. (06/04/2017).

“Kita mengundang dunia usaha dari negara negara luar untuk datang ke Jambi, kita akan mempermudah perizinan, pembebasan lahan untuk membangun pabrik-pabrik di suatu lahan dan meminta dukungan dari masyarakat guna menyambut kedatangan investor,” kata Zola.

Konjen Tiongkok untuk Wilayah Sumatera, Zhu Honghai mengungkapkan, kedatangannya ini untuk menawarkan kerjasama perusahaan-perusahaan asal Tiongkok dengan Pemerintah Provinsi Jambi.  Zhu menambahkan, Konjen Tiongkok Wilayah Sumatera ini bertempat di Sumatera Utara dengan wilayah kerja di 10 Provinsi termasuk Provinsi Jambi.

Zhu mengatakan, kunjungan ini merupakan tahap awal untuk terjalinnya kerjasama. “Konjen Tiongkok menangani bidang ekonomi, pertambangan dan kebudayaan. Kami ingin mendorong lebih banyak proyek untuk pembangunan di Jambi, serta mengharapkan Pemprov Jambi memberikan dukungan terhadap niat kami ini,” tutur Zhu.

“Kami mengharapkan Pemprov Jambi mengunjungi Tiongkok dan pihak kami akan memfasilitasinya. Setiap tahunnya di Tiongkok mengadakan expo dan menyambut baik jika Pemprov Jambi bisa mengikutinya, untuk memperkenalkan Jambi kepada masyarakat Tiongkok,” ujar Zhu. (Romy)* https://www.facebook.com/makinjambi

Kunjungan Kerja Konjen Tiongkok Ke Jambi

JAMBI – Kunjungan kerja Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok wilayah sumatera Zhu Honghai 中华人民共和国註棉兰总领馆朱洪海总领事 beserta rombongan tiba di Jambi disambut oleh Pengurus Yayasan Kesejahteraan Sentosa 印尼占碑中華基金總會 oleh wakil ketua Darman Wijaya (黄春回), kunjungan Konjen Tiongkok adalah untuk bersilaturahmi dengan pemerintah provinsi Jambi dan Kota, diantaranya audiensi dengan Gubernur Jambi Zumi Zola di rumah dinasnya di kawasan Ancol, serta mengunjungi Pabrik Minyak Sawit PT Petaling Mandraguna yang berlokasi di Kabupaten Muarojambi serta mengunjungi situs terkemuka di pulau sumatera, yakni Candi Muarojambi (6/4-2017).
Gubernur Jambi menyampaikan bahwa di Jambi banyak sekali yang bisa dikerjasanmakan, baik di kabupaten maupun kota. Bidang yang sangat potensi, meliputi sektor pertanian, perkebunan dan perikanan. Saat ini sudah ada perusahaan Tiongkok yang berinvestasi di Jambi, salah satunya PetroChina, di bidang migas.
Zumi Zola juga diundang untuk datang meninjau perusahan Tiongkok. Diakui Juru bicaranya Zhu Hongha, bahwa Pemerintah Tiongkok siap menyambut baik Pemprov Jambi.
Pada hari kedua, Konjen Zhu Honghai 朱洪海 menyempatkan diri mengunjungi Walikota Jambi H. Syarif Fasha (7/4-2017) di rumah dinas walikota.

Walikota Jambi, H. Syarif Fasha, dan Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Rakyat China (RRC), Zhu Honghai, sepakat menjalin kerjasama di bidang perdagangan dan pelatihan. (Romy)* https://www.facebook.com/makinjambi

Senin, April 07, 2014

Dokter Lie Dharmarwan Kunjungi Komplek Candi Muarojambi

JAMBI, ayojambi.com – Seusai bersilaturahmi dengan Gubernur Jambi di Jalan Sultan Agung Jambi (Rumah Dinas), dr Lie Dharmawan (68) menyempatkan diri mengunjungi Situs Candi Muarojambi di Desa Muara Jambi, Kecamatan Marosebo, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, sekitar pukul 09.30 pagi.
Kehadiran dr Lie Dharmarwan, PhD, FICS, SpBTKV (Lie Tek Bie) beserta dr. Sianly, Minggu (6/4) pagi, atas undangan Hidayat Tokoh Pencinta Candi Muarojambi. Rasa kagum dengan keindahan Candi Muarojambi dr Lie beserta Staf RSA dr Sianty menaiki tangga Candi Tinggi, dari atas Candi dr Lie melihat sekeliling candi.

Disamping itu dr Lie Dharmarwan mengunjungi Gedung Musem Candi yang letaknya di dalam komplek percandian Muarojambi. Di dalam gedung Musem dr Lie Dharmarwan mendapatkan penjelasan dari Pemandu Wisata (guide) seputar komplek candi yang luasnya lebih dari komplek Candi Borobudur.

Setelah dari Candi Muarojambi terus ke gedung Museum Siginjai di Urip Sumoharjo No. 01 Telanaipura, Kota Jambi.

Sebelum kembali ke Jakarta, dr Lie Dharmarwan di jamu makan siang di Restoran Aneka Rasa di Jalan Sultan Agung, Jambi sorenya rombongan dr Lie Darmawan bertolak ke Jakarta dengan pesawat Lion Air. (Romy)

Rumah Sakit Apung Bulan Oktober Kunjungi Jambi

JAMBI – Kepala Rumah Sakit Apung (RSA) Dokter Lie Dharmawan, PhD, FICS, SpBTKV (Lie Tek Bie) beserta dr. Sianly, Minggu (6/4) pagi tiba di Jambi dengan mengunakan pesawat Garuda Indonesia, kedatangan dokter ahli bedah jantung ke Jambi disambut oleh Hidayat Tokoh Pencinta Candi Muarojambi di Bandar Udara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi, setiba di bandadar tamu undangan Hidayat beristirahat sambil sarapan pagi di ruang vip room bandara. Setelah itu, dr Lie bersilaturahmi dengan Gubernur Jambi di Jalan Sultan Agung Jambi (Rumah Dinas).
Kehadiran Kepala Rumah Sakit Apung (RSA) Dokter Lie Dharmawan disambut Gubernur H. Hasan Basri Agus, selanjutnya Hidayat menyampaikan maksud kunjungan dr Lie untuk menjajaki kemungkin mendatangkan KLM RSA dr. Lie Dharmawan/ Rumah Sakit Apung (RSA) ke Jambi untuk memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) yang ada di Kabupaten Merangin bulan Oktober mendatang.

Gubernur Hasan Basri Agus menyambut positif atas inisiatif  Hidayat mendatangkan Rumah Sakit Apung di Jambi, untuk memperlancar tujuan kerja sosial para dokter di Jambi, dalam waktu Gubernur Jambi akan membentuk tim peninjau lapangan untuk mempelajari kondisi Sungai Batanghari Jambi bisa dilalui KLM RSA dr. Lie Dharmawan.

Seusai dari Rumah Dinas Gubenur, rombongan meninjau situs Candi Muarojambi di Desa Muara Jambi, Kecamatan Marosebo, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, Setelah dari Candi Muarojambi terus ke gedung Museum Siginjai di Urip sumoharjo No. 01 Telanaipura sorenya rombongan dr Lie Darmawan bertolak ke Jakarta dengan pesawat Lion Air.

RSA dr. Lie Dharmawan diresmikan pada 6 Juni 2013 dan saat ini telah memberikan pelayanan medis ke berbagai penjuru Indonesia dalam bentuk bedah mayor, bedah minor, pengobatan umum, dan pendampingan kesehatan, sesuai dengan prinsip kemanusiaan dan etika pelayanan medis. Banyak diantara mereka yang telah berpengalaman di medan krisis Indonesia sejak tahun 1998 akibat ketidakstabilan politik, ekonomi dan sosial, serta terpaan bencana alam yang melanda Indonesia.

DoctorSHARE (Yayasan Dokter Peduli) menyediakan akses bantuan medis secara holistik, independen dan imparsial untuk orang-orang yang paling membutuhkan, yaitu merekayang dianggap miskin dan tidak mampu tapi tidak mempunyai kartu miskin karena masalah administrasi kependudukan, sehingga berimbas kepada tidak dimilikinya Asuransi (Jaminan) Kesehatan Masyarakat dan tidak memperoleh akses kesehatan gratis yang disediakan pemerintah; mereka yang secara sosial dikecualikan dari layanan kesehatan dan dikucilkan dalam masyarakat, mereka yang terjebak dalam bencana alam, epidemi dan kekurangan gizi.

dr. Lie telah melakukan banyak pengobatan dan pembedahan di berbagai penjuru nusantara, seperti di Kepulauan Kei (Maluku), Pulau Panggang (Kepulauan Seribu), Bangka Tengah, Belitung Timur (Bangka Belitung), Ketapang dan Pontianak (Kalimantan Barat), Bali, Nusa Tenggara Timur, dan berbagai wilayah lainnya. (Romy)
* www.ayojambi.com/

Selasa, November 30, 2010

Gubernur Jambi Jamu Peserta International Seminar

JAMBI - Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA) menjamu para peserta International Seminar on Jambi Heritage. Peserta dijamu dengan sajian makan malam dan dua acara seremonial di kediamanan dinasnya, Sabtu (27/11/2010) malam.
Peserta dari Kabupaten se-Provinsi Jambi dan dua provinsi tetangga, seperti dari Padang dan Riau sangat menikmati sajian tersebut. Tidak hanya itu, Direktur Sejarah dan Purbakala, Drs Junus Satrio Atmodjo M Hum serta peneliti dari Perancis, Elizabeth, Lama Tibet Phurbu Tasyi Rimpoche dari Amerika dan para tamu lainnya disambut hangat.

Seusai jamuan makan malam Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, Didy Wurjadi menyampaikan bahwa, dari 70 nominasi yang diajukan Indonesia sebagai warisan dunia, ternyata hanya enam peninggalan bersejarah yang disaring oleh UNESCO.

Diantara keenam itu, situs komplek Percandian Muaro Jambi berada di urutan ke tiga. "Kita patut bersyukur, setelah ada penjaringan dari UNESCO ternyata Situs Muaro Jambi masuk nominasi,"ungkap Didy.

Tidak hanya itu, Didy juga menyampaikan langkah-langkah yang telah dilakukannya, terutama menggalang dukungan dan mencari sponsor dari pihak-pihak yang berkeinginan kuat untuk menjadikan situs Pecandian Muaro Jambi sebagai warisan dunia.

"Untuk lebih meningkatkan keyakinan UNESCO dan dunia terhadap kesiapan kita maka kami membutuhkan bantuan materil dan non materil dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten," imbuhnya.

Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus sangat mendukung program yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebagai leading sector dan masyarakat pencinta Situs Candi Muarojambi. Baginya pemerintah sejak dahulu telah membantu segala upaya agar situs tersebut dijadikan warisan dunia.

"Kami akan bantu meningkatkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan agar areal situs menjadi lebih baik dan menarik," ungkap HBA. Dirinya akan mengusahakan pembangunan infrastruktur jalan utama dan jalan setapak. Kemudian juga akan mengupayakan pengembangan masyarakat di sekitarnya. (tim)