
JAMBI – Dini hari tadi sijago merah kembali menunjukan taringnya ditengah warga sedang tertidur lelap, kebakaran kali ini terjadi di ruko Toserba Central Handphone Jalan Raden Matthaher Jambi, No. 15, Kelurahan Pasar, Kecamatan Pasar Jambi.
Sebelumnya kemarin pagi menghangus tiga rumah, yang berlokasi di Jalan Dr Siwabesy Lorong Sederhana RT 07 Kelurahan Buluran Kenali, Kecamatan Telanaipura Jambi (02/07).
Ruko yang berlantai empat ini juga dipergunakan sebagai tempat usaha pijat refleksi. Pada saat kebakaran, sedikitnya 22 pramugari panti pijat tersebut terjebak dilantai 3.
Dua karyawan Panti Pijat Refleksi Kakiku, Tria (22) dan Ma (21) jatuh pingsan dilantai 1 akibat terjebak dalam kepulan asap api, sedangkan ke 22 teman mereka berusaha menyelamatkan diri dengan melompat ke ruko yang berada disebelahnya.
Tria dan Mia segera di evakuasi petugas ke rumah sakit Bratanata untuk mendapatkan pertolongan medis.
Untuk memadamkan api, petugas dinas pemadam kebakaran kota Jambi menerjunkan 3 unit armadanya, api dapat dipadamkan dalam tempo 1 jam.
Menurut Tio saksi mata mengatakan, “tiba-tiba mendengar suara ledakan disebelah dan terlihat api mulai menyalar di estalase handphone” diduga api berasal dari arus pendek di konter handphone.
Mestipun tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun dalam peristiwa tersebut, seluruh isi counter handphone yang berada di lantai dasar habis terbakar. kerugian dalam peristiwa itu diperkira mencapai puluhan juta rupiah.
Hingga berita ini diturunkan, petugas Kepolisian Poltabes Jambi masih menyekidiki kasus kebakaran. (Rom)
Sebelumnya kemarin pagi menghangus tiga rumah, yang berlokasi di Jalan Dr Siwabesy Lorong Sederhana RT 07 Kelurahan Buluran Kenali, Kecamatan Telanaipura Jambi (02/07).
Ruko yang berlantai empat ini juga dipergunakan sebagai tempat usaha pijat refleksi. Pada saat kebakaran, sedikitnya 22 pramugari panti pijat tersebut terjebak dilantai 3.
Dua karyawan Panti Pijat Refleksi Kakiku, Tria (22) dan Ma (21) jatuh pingsan dilantai 1 akibat terjebak dalam kepulan asap api, sedangkan ke 22 teman mereka berusaha menyelamatkan diri dengan melompat ke ruko yang berada disebelahnya.
Tria dan Mia segera di evakuasi petugas ke rumah sakit Bratanata untuk mendapatkan pertolongan medis.
Untuk memadamkan api, petugas dinas pemadam kebakaran kota Jambi menerjunkan 3 unit armadanya, api dapat dipadamkan dalam tempo 1 jam.
Menurut Tio saksi mata mengatakan, “tiba-tiba mendengar suara ledakan disebelah dan terlihat api mulai menyalar di estalase handphone” diduga api berasal dari arus pendek di konter handphone.
Mestipun tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun dalam peristiwa tersebut, seluruh isi counter handphone yang berada di lantai dasar habis terbakar. kerugian dalam peristiwa itu diperkira mencapai puluhan juta rupiah.
Hingga berita ini diturunkan, petugas Kepolisian Poltabes Jambi masih menyekidiki kasus kebakaran. (Rom)