AKSI demonstrasi kemarin mengakibatkan tiga kendaraan yang terletak di depan Gedung Empat Jenis yaitu mobil Dinas Sekda Maaruf Kari, mobil Ketua DPRD Nasrul Madin dan mobil Ketua Pengadilan Agama Sungaipenuh hancur.
Hancurnya tiga mobil pejabat tersebut berawal karena
Namun, suasana mulai panas lagi setelah satu jam dari kejadian itu amuk
Setelah kejadian itu, aksi amuk masa tidak bisa di bendung lagi. Dimana lemparan batu oleh
Namun, akhirnya
Disisi lain, Hotel Jaya Wisata yang terletak di depan PLN Kerinci yang dikabarkan juga milik istri Bupati Fauzi juga dirusak oleh massa dengan melempari kaca Hotel tersebut.
Pihak keamanan tidak bisa bertindak saat
Satu Jam setelah
Akibat dari kerusuhan yang terjadi tersebut, juga memakan korban dikabarkan tiga pihak keamanan harus mengalami luka karena dilempar dengan batu.
Sementara dari pihak warga belum diketahui pasti berapa jumlah korbannya, sampai demo reda sekitar pukul 17.00 WIB, dari informasi yang didapatkan satu orang pendemo ada yang patah kaki saat melompat dari geduang empat jenis ke kantor pos.
Kapolres Kerinci AKBP Drs Sunarwan Sumirat saat dikonfirmasi menyebutkan, saat ini pihak kepolisian terus melakukan patroli dan menjaga kondisi di Kota Sungaipenuh, saat ini kondisi sudah hampir normal dan
Ramli Thaha yang selama ini dikenal sebagai penasehat hukum Bupati Kerinci mengakui sangat menyesalkan kejadian tersebut tindakan anarkis bukanlah adat dan budaya masyarakat Kerinci yang menjunjung tinggi agama dan norma sopan santun itu.
Dengan menghancurkan gedung empat jenis ini kata Ramli berarti telah mencoreng nama baik Kerinci baik ditingkat nasional maupun di internasional. Untuk itu, siapapun yang berindak anarkis harus diproses secara hukum apalagi Negara ini merupakan Negara hukum. “Kita sayangkan aksi ini dan provokator dibalik aksi ini harus dicari dan diproses secara hukum demi menegakkan keadilan di Kerinci ini,” kata Ramli Thaha pula. (wdo/je).
