Sabtu, Desember 06, 2008

PLN Cabang Jambi di Demo

PLN Cabang Jambi di Demo
KOTA JAMBI – AAkibat sering padamnya listrik baik di siang hari apa lagi dimalam hari hingga menyadikan Kota Jambi gelap gulita dengan adanya pemadaman listrik setiap hari baik pada siang hari maupun di malam hari.

Sehingga masyarakat pada mengunakan lilin/ lampu teplok sebagai penerangan rumah dimalam hari, dengan pemadaman listrik secara rutin, mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu, seperti anak-anak belajar, anak sedang mengaji, kegiatan solat di Masjid-masjid dan lain sebagainya.

Untuk itu Mahasiswa Universitas Batanghari (UNBARI) hari Jum’at (5/12 ) mengatas namakan diri sebagai Rakyat Jambi Menggugat ( Raja Menggugat ) melakukan demo di PT Persero PLN Wilayah S2JB (Sumatera Selatan Jambi Bengkulu) yang terletak di Jalan Urip Sumohardjo No. 2 Jambi.

Demo diawali orasi di simpang empat budaran Tugu Pertanian Telanaipura, selanjutnya para pedemo menuju ke Kantor Pelayanan PT PLN Cabang Jambi yang tidak berapajauh dari lokasi orasi Mahasiswa Unbari, didepan Kantor PLN para pedemo kembali melakukan orasi seputar pemadaman listrik secara berkala, dengan pemadaman listrik tersebut, hingga banyak alat rumah tangga pada rusak dan juga rawan terhadap kebakaran dikarenakan masyarakat mengunakan lilin sebagai penerangan dimalam hari.

Diantara orasi yang disampaikan Raja Menggugat sebagai berikut, ada apa dengan PLN yang telah diberi mandat oleh negara untuk menyediakan listrik buat rakyat semakin hari bukan semakin baik, tetapi malah justru semakin ambruk,!!! Dengan pemadaman listrik yang terjadi setiap hari dengan dalih dan berbagai alasan klasik yang dibuat- buat, hingga masyarakat sangat dirugikan dengan kinerja PLN yang tidak profisional. Kegiatan perekonomian dan aktifitas pendidikan, rumah sakit, tempat ibadah, pemerintahan dan lain-lainnya ternganggu.

Selanjutnya menurut penuturan Mahasiswa Unbari Jambi yang dipimpin oleh Saifullah Mursal. SH, dihadapan wartawan cetak dan elektronik, bahwa sebelum bulan ramadhan yang lalu pemadaman listrik terjadi hampir setiap hari dengan dalih danau singkarak surut karena kemarau, anehnya memasuki bulan ramadhan dengan kondisi debit air danau yang masih surut, justru listrik di Jambi tidak mengalami pemadaman, kini kembali lagi terjadi pemadaman listrik dengan alasan apa lagi ???, Genset rusak/ PLTD rusak/ PLTU rusak/ PLTA rusak atau PLTU rusak, semua itu sungguh sulit untuk memahaminya, jangan-jangan moral oknum-oknum Pimpinan dan Manajemen PLN yang Rusak.

Sebagai konsumen listrik PLN di Jambi, dengan itu mendesak : 1.PLN Cabang Jambi tidak lagi perlu lagi pemadaman listrik khususnya di Kota Jambi dan umumnya di Provinsi Jambi, 2. Meminta kepala PLN Cabang Jambi untuk memberikan Konpensasi (ganti rugi) terhadap peralatan elektronik milik masyarakat yang mengalami kerusakan akibat terjadinya pemadaman listrik, 3. Meminta kepala PLN untuk segera menurunkan tarip dasar listrik (TDL), 4. Meminta kepala PLN Cabang Jambi untuk mengundurkan diri dari jabatannya apabila tidak mampu mengatasi krisis listrik yang terjadi di Jambi dalam tempo 7 (tujuh) hari sejak tuntutan tersebut diatas.

Dengan berapi-api para Mahasiswa silih berganti melakukan orasi didepan Kantor PLN Cabang Jambi yang mendapatkan pengawalan dari Polisi Sektor Telanaipura. Sedangkan Kepala PLN Cabang Jambi, Adam Yogasara saat berlangsungnya demo tidak beradat di Jambi, menurut Humas PLN Cabang Jambi, PB Tambunan, bahwa kepala kantor sedang melakukan tugas keluar kota. Seterusnya menurut Tambunan, listrik Jambi disuplai dari Sumatera Barat dan saat ini PLN sedang mengalami kekurangan daya (rom).