Sabtu, November 15, 2008

Manfaatkan Kesempatan Belajar

KOTA JAMBI – Setiap orang tentu memiliki cita-cita ingin menjadi orang yang berguna buat keluarga maupun bangsa dan negara, mau tidak mau untuk bisa mencapai cita-citanya yang bersangkut harus rajan menempah ilmu pengetahuan disertai pengalaman sebagai modal utama.

Seperti Hj. Sias Mawarni Saputra/ Lie Pik Ing (65), SS. MM, adalah salah satu Guru Bahasa Mandarin asal Betawi yang sengaja datang ke Sepucuk Jambi Sembilan Lurah untuk mengikuti Penataran atau Di Zi Gui yang dilaksanakan di Yayasan Amitabha Jambi selama tiga hari, kehadiran Hj. Sias Mawarni Saputra (Lie Pik Ing) adalah kali kedua di Provinsi Jambi, berikut hasil catatan prestasi maupun pengalaman beliau selama ini.

Setelah dua kali mengikuti Penataran dan Seminar Di Zi Gui弟子规 (baca Budi Pekerti red) di Provinsi Jambi, dengan ilmu yang didapati tersebut kini beliau telah terapkan kepada siswa-siswinya di Jakarta, ternyata apa yang diajarkan kepada siswa-siswinya dapat dirasakan manfaatnya.

Biodata :
Hj. Sias Mawarni Saputra (Lie Pik Ing), SS. MM
Tempat/ Tanggal Lahir : Jakarta, 10 Nopember 1943, Alamat : Jalan Kelinci 4 No. 6 Pasar Baru, Jakarta Pusat. Kantor : SMA Islamic Village, Jalan Islamic Raya Kelapa 2, Karawachi Tanggerang. SMA 17 Agustus 1945, Jalan Tebet Timur 3A, Jakarta Selatan. RAGUSA ESITA Jalan Veteran 1/10 Jakarta Pusat (sebagai pemilik), Yayasan Seni Indonesia Baru (YSIB) Ragusa Duta Food Hall Jalan Gajah Mada 3-5 Jakarta (lantai) V) dan Cinta Amal Semesta (CIS) jalan Mawardi 2 Grogol, Jakarta Barat.

Pendidikan dan Pengalaman :
Pendidikan SMA Sos (1964-1968), Kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi (1968-1972), Belajar Memasak dan Hair Cutting di Singapure (1972-1974), terus dilanjuti belajar Masakan Eropa di Hong Kong, Italy (1976-1979), diundang kebeberapa Pabrik Es Krim selama sebulan diantaranya Hawai, Amerika, Canada, Jepang, Korea dan Hong Kong, dengan berbagai ilmu dan pengalaman yang didapatkan Hj. Mawarni, dengan berbagai ilmu dan pengalaman yang didapati Hj. Mawarni, tidak membuat beliau merasa angguh, malahan membuat Hj. Mawarni belum merasa cukup dari hasil yang dicapainya, maka kembali belajar masakan Jepang dan China, saat di China dimanfaatkan Hj. Mawarni belajar Bahasa Mandarin dan juga melanjutkan kuliah di Darma Persada jurusan Sastra (S1) tahun 1998, seusai kuliah, atas permintaan teman-teman Hj. Mawarni untuk mendirikan Yayasan Seni Indonesia Baru (YSIB).

Sejak itu berbagai kegiatan, baik untuk didalam negeri maupun undangan mengisi acara tarian yang dari dari berbagai negara, seperti undangan dari Negara Beijing, Singapure, Malaysia dan baru-baru ini YSBI bekerja sama dengan TAS Thetre Co. Singapore melakukan pementasi Seini di Arena PRJ Kebayoran Jakarta-Indonesia (Romy - Perwakilan Majalah DI Wilayah Jambi).