KOTA JAMBI – Tentu kita akan ingat kata-kata orangtua kita dahulu, manfaatkanlah waktu sebaik-baik mungkin, karena waktu sangatlah berharga dan bagaikan pepatah kuno menyatakan sekali dayung dua tiga pulau dilampaui, demikian juga dengan kegiatan dlam Penataran dan Seminar Di Zi Gui 弟子规 (baca Budi Pekerti red) yang dilaksanakan selama tiga malam dari tangga 12 sampai 15 Nopember 2008 bertempat dilantai lima Yayasan Amitabha Jambi, Jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi.Dengan memanfaatkan waktu dan kesempatan Penataran dan Seminar, para guru Di Zi Gui 弟子规 (Budi Pekerti) melakukan diskusi seputar watak dan sifat-sifat dari para murid, karena setiap anak tentu memiliki watak yang berbeda-beda demikian juga dengan sifat, ada anak yang berwatak keras diiringi sifat nakal, maka tentu harus sabar dan memberikan pengertian sehingga mereka akan menyerap apa yang kita ajarkan, hal tersebut tidaklah semudah apa yang kita bayangan, ujar salah satu guru Di Zi Gui 弟子规 yang telah berkecimpungan dunia pendidikan Bahasa Mandarin.
Oleh karena itu antara orangtua dan guru mempunyai tanggung jawab untuk bersama-sama dalam membina anak-anak tersebut, sebagai orangtua mendidik anak saat dirumah sedangkan di sekolahan yang mendidik adalah guru.Dalam diskusi tersebut juga dihadiri guru besar dari Taiwan Zhen Jin Chang (台湾老师 “郑金昌”), dari Beijing, Chau Siang Siang (中国老师 “赵湘湘”) dan Singapure Xiong Ru Xian (新加坡老师 ”熊如贤“) memanfaatkan kesempatan tersebut mendengar apa yang disampaikan oleh para guru Di Zi Gui (弟子规) serta guru Bahasa Mandarin yang ada di Kota Jambi maupun guru yang sengaja datang dari Jakarta (Romy - Perwakilan Majalah DI Wilayah Jambi).