Sumber: https://youtu.be/fNT6cv9OvsM
* www.ayojambi.com/
Tampilkan postingan dengan label Gempa Bumi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gempa Bumi. Tampilkan semua postingan
Rabu, Maret 02, 2016
BMKG Revisi Gempa di Mentawai Jadi 7,8 SR
Badan Metereologi dan Geofisikai (BMKG) merevisi kekuatan gempa di Mentawai Sumatera Barat. Awalnya, BMKG melansir kekuatan gempa 8,3 skala richter (SR) namun direvisi menjadi 7,8 SR.
Gempa dirasakan di Padang dan Nias Selatan Sumatera Utara. Wartawan KompasTV yang melaporkan dari Padang Sumatera Barat menegaskan gempa terasa kuat di Padang. Warga dilaporkan berhamburan ke jalanan.
Dari data BMKG, gempa tersebut terjadi pukul 19.49 WIB. Posisi gempa di 5,16 Lintang Selatan dan 94.05 Bujur Timur atau 682 km Barat daya Kepualauan Mentawai. Gempa berada di kedalaman 10 km.
Sumber :
http://jambi.tribunnews.com/2016/03/02/bmkg-revisi-gempa-di-mentawai-jadi-78-sr
* www.ayojambi.com/
Dari data BMKG, gempa tersebut terjadi pukul 19.49 WIB. Posisi gempa di 5,16 Lintang Selatan dan 94.05 Bujur Timur atau 682 km Barat daya Kepualauan Mentawai. Gempa berada di kedalaman 10 km.
Sumber :
http://jambi.tribunnews.com/2016/03/02/bmkg-revisi-gempa-di-mentawai-jadi-78-sr
* www.ayojambi.com/
Sabtu, Februari 06, 2016
Gempa 6,4 SR Guncang Taiwan, Ratusan Orang Terjebak dalam Gedung Ambruk
Rescue personnel work on damaged buildings after an earthquake in Tainan,
February 6, 2016. REUTERS/Pichi Chuang
TAIWAN, ayojambi.com - Gempa berkekuatan 6,4 skala richter mengguncang Taiwan, Sabtu (6/2/2016).
Gempa itu menyebabkan banyak bangunan runtuh dan menjebak ratusan orang di dalamnya [Lihat Gambar: Gempa Bumi Di Taiwan].
Gempa itu menyebabkan banyak bangunan runtuh dan menjebak ratusan orang di dalamnya [Lihat Gambar: Gempa Bumi Di Taiwan].
Tim penyelamat kini sedang menyelamatkan 100 orang yang terjebak dalam sebuah bangunan di kota Tainan selatan Taiwan.
Video dramatis di televisi lokal dan media sosial menunjukkan detik-detik sebuah bangunan ambruk saat gempa mengguncang.
Farmosa TV melaporkan ada 150 orang terjebak di sebuah gedung 16 lantai dan mereka berteriak meminta bantuan.
Sementara itu, pejabat setempat mengatakan, 69 orang telah diselamatkan namun tak menyebutkan berapa orang yang masih terjebak di gedung yang ambruk.
Sejauh ini, setidaknya 30 orang telah dikeluarkan dengan selamat dari reruntuhan gedung tujuh lantai.
"Empat gedung ambruk di kota Tainan. Pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung dan saat ini belum ada laporan tentang korban jiwa," kata Lin Kuan-cheng, juru bicara Dinas Kebakaran Nasional kepada AFP.
Survei Geologis AS melaporkan, gempa tersebut mengguncang Taiwan pada kedalaman 10 kilometer dan pusat gempa berada di 39 kilometer timur laur kota Kaohsiung, kota terbesar kedua di Taiwan dan terdapat bandara penting.
Awalnya, gempa dilaporkan berkekuatan 6,7 SR, namun kemudian menurun menjadi 6,4 SR.
Pusat Peringatan Tsunami Pasific melaporkan gempa tersebut tidak berpotensi menyebabkan tsunami.
Taiwan terletak di pertemuan dua lempeng tektonik dan kerap diguncang gempa.
Gempa 6,3 SR pernah mengguncang Taiwan pada Juni 2013 dan menewaskan 4 orang serta menyebabkan pergeseran tanah di sejumlah tempat.
Pada 1999, gempa melanda Taiwan dan menewaskan 2.400 orang.
Sumber:
http://internasional.kompas.com/read/2016/02/06/07092621/Gempa.6.4.SR.Guncang.Taiwan.Ratusan.Orang.Terjebak.dalam.Gedung.Ambruk
* www.ayojambi.com/
Video dramatis di televisi lokal dan media sosial menunjukkan detik-detik sebuah bangunan ambruk saat gempa mengguncang.
Farmosa TV melaporkan ada 150 orang terjebak di sebuah gedung 16 lantai dan mereka berteriak meminta bantuan.
Sementara itu, pejabat setempat mengatakan, 69 orang telah diselamatkan namun tak menyebutkan berapa orang yang masih terjebak di gedung yang ambruk.
Sejauh ini, setidaknya 30 orang telah dikeluarkan dengan selamat dari reruntuhan gedung tujuh lantai.
"Empat gedung ambruk di kota Tainan. Pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung dan saat ini belum ada laporan tentang korban jiwa," kata Lin Kuan-cheng, juru bicara Dinas Kebakaran Nasional kepada AFP.
Survei Geologis AS melaporkan, gempa tersebut mengguncang Taiwan pada kedalaman 10 kilometer dan pusat gempa berada di 39 kilometer timur laur kota Kaohsiung, kota terbesar kedua di Taiwan dan terdapat bandara penting.
Awalnya, gempa dilaporkan berkekuatan 6,7 SR, namun kemudian menurun menjadi 6,4 SR.
Pusat Peringatan Tsunami Pasific melaporkan gempa tersebut tidak berpotensi menyebabkan tsunami.
Taiwan terletak di pertemuan dua lempeng tektonik dan kerap diguncang gempa.
Gempa 6,3 SR pernah mengguncang Taiwan pada Juni 2013 dan menewaskan 4 orang serta menyebabkan pergeseran tanah di sejumlah tempat.
Pada 1999, gempa melanda Taiwan dan menewaskan 2.400 orang.
Sumber:
http://internasional.kompas.com/read/2016/02/06/07092621/Gempa.6.4.SR.Guncang.Taiwan.Ratusan.Orang.Terjebak.dalam.Gedung.Ambruk
* www.ayojambi.com/
Sabtu, April 06, 2013
5 Gunung Api Siaga, 19 Waspada
BANDUNG, KOMPAS.com — Sebanyak 24 dari 127 gunung api di Indonesia saat ini terpantau mengalami peningkatan aktivitas dan perlu diwaspadai. Lima gunung berstatus Siaga dan 19 lainnya berstatus Waspada.
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono menyampaikan informasi itu pada Jumat (5/4/2013) malam dari Bandung, Jawa Barat. Lima gunung yang siaga adalah Dieng (Jawa Tengah) sejak 27 Maret 2013, Rokatenda (Nusa Tenggara Timur) sejak 13 Oktober 2012, Ijen (Jawa Timur) sejak 24 Juli 2012, Karangetang (Sulawesi Utara) sejak 8 Agustus 2011, dan Lokon (Sulawesi Utara) sejak 24 Juli 2011.
Di antara gunung-gunung yang berstatus Siaga, Dieng dan Ijen termasuk yang paling mengkhawatirkan, mengingat banyaknya warga yang berada di sekitar zona bahaya. Gunung ini juga memiliki riwayat mematikan di masa lalu.
Adapun gunung-gunung yang berstatus Waspada adalah Selawah Agam (Aceh), Sangeangapi (Nusa Tenggara Timur), Soputan (Sulawesi Utara), Gamalama (Maluku Utara), Gamkonora (Maluku Utara), Dukono (Maluku Utara), Ibu (Maluku Utara), Bromo (Jawa Timur), Semeru (Jawa Timur), Papandayan (Jawa Barat), Guntur (Jawa Barat), Marapi (Sumatera Barat), Talang (Sumatera Barat), Kerinci (Jambi), Ili Lewotolo (Nusa Tenggara Timur), Anak Krakatau (Lampung), Sinabung (Sumatera Utara), Tambora (Nusa Tenggara Barat), dan Raung (Jawa Timur).
http://nasional.kompas.com/read/2013/04/05/21235230/
Di antara gunung-gunung yang berstatus Siaga, Dieng dan Ijen termasuk yang paling mengkhawatirkan, mengingat banyaknya warga yang berada di sekitar zona bahaya. Gunung ini juga memiliki riwayat mematikan di masa lalu.
Adapun gunung-gunung yang berstatus Waspada adalah Selawah Agam (Aceh), Sangeangapi (Nusa Tenggara Timur), Soputan (Sulawesi Utara), Gamalama (Maluku Utara), Gamkonora (Maluku Utara), Dukono (Maluku Utara), Ibu (Maluku Utara), Bromo (Jawa Timur), Semeru (Jawa Timur), Papandayan (Jawa Barat), Guntur (Jawa Barat), Marapi (Sumatera Barat), Talang (Sumatera Barat), Kerinci (Jambi), Ili Lewotolo (Nusa Tenggara Timur), Anak Krakatau (Lampung), Sinabung (Sumatera Utara), Tambora (Nusa Tenggara Barat), dan Raung (Jawa Timur).
http://nasional.kompas.com/read/2013/04/05/21235230/
Langganan:
Postingan (Atom)


