Tampilkan postingan dengan label Belitung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belitung. Tampilkan semua postingan

Jumat, Januari 22, 2016

Kegiatan GMT Dipusatkan di Belitung

KOMPAS.com - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menyatakan kegiatan dalam rangka peristiwa Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret mendatang dipusatkan di Bangka Belitung.

"Sejak rapat koordinasi pertama Juli 2015 sudah diputuskan puncak kegiatan di Belitung, tapi wilayah lain yang mengalami GMT juga tetap melaksanakan kegiatannya," kata Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Iptek dan Budaya Maritim Kemenko Kemaritiman, Safri Burhanuddin di Jakarta, Selasa (19/1/2016).

Sejumlah wilayah yang mengalami GMT yakni Palembang (Sumatera Selatan), Bangka Belitung, Sampit dan Palangkaraya (Kalimantan Tengah), Balikpapan (Kalimantan Timur), Palu, Poso, Luwuk (Sulawesi Tengah), Ternate dan Halmahera (Maluku Utara), Sulawesi Barat, Bengkulu, Jambi, dan Kalimantan Barat.
Safri menjelaskan, promosi wisata untuk GMT 2016 telah berlangsung selama dua tahun terakhir.

"Kami lihat ilmuwan dan wisatawan ini cari tempat. Lalu, kami lihat yang paling gampang itu ke Belitung, meski wisatawan ilmuwan lebih banyak memilih Indonesia timur. Kami upayakan bagi ilmuwan itu untuk adakan seminar dulu di sini sebelum melihat GMT," katanya.

Pilihan ilmuwan ke kawasan timur disebabkan jangka waktu peristiwa GMT. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyatakan lama GMT antara 1,5 hingga 3 menit, dan semakin ke timur akan semakin lama.

Waktu GMT di wilayah Indonesia bagian barat terjadi pada sekitar pukul 06.20 WIB, di wilayah tengah sekitar pukul 07.25 WITA, dan di wilayah timur sekitar pukul 08.36 WIT.

Pemilihan pusat kegiatan GMT di Belitung, lanjut Safri, juga disebabkan oleh panjangnya wilayah jangkauan di provinsi tersebut yang mengalami fenomena langka tersebut.

"Jangkauannya itu sekitar 150 kilometer, di mana sebagian besar perairan Belitung dilewati oleh GMT, meski itu pun hanya sekitar 2 menit, makanya diputuskan dipusatkan di situ," katanya.

Dengan dipusatkan di perairan Bangka Belitung, lanjut Safri, ada kesempatan untuk menarik lebih banyak wisatawan dan pemilik yacht dari negara tetangga untuk ikut datang.

"Pesan tiket dan hotel untuk hari-hari peristiwa tersebut pasti sudah penuh, maka kami koordinir untuk menggunakan kapal, Kementerian Pariwisata juga akan mengkoordinir 'yacht' dari Singapura dan Malaysia untuk merapat ke Belitung," katanya.

Menurut dia, penggunaan kapal dalam mengamati peristiwa alam yang kemungkinan baru bisa dialami Indonesia 350 tahun lagi itu akan memudahkan wisatawan saat kondisi berawan.

"GMT itu sekitar pagi hari, seandainya pagi itu berawan, dengan kapal bisa mudah mencari tempat untuk menyaksikan fenomena tersebut," tambah Safri.

http://travel.kompas.com/read/2016/01/20/221500327/Kegiatan.GMT.Dipusatkan.di.Belitung
* www.ayojambi.com/

Senin, Januari 18, 2016

Kemenpar Dorong Pengembangan Pulau Belitung Seperti Maldives

Upaya menggenjot kedatangan wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara (wisman) ke tanah air terus dilakukan Kementerian Pariwisata. Salah satunya dengan memperkenalkan daerah-daerah lain di Indonesia di luar Bali (Bali Beyond) ke dunia internasional.

Vinsensius Jemadu, Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengatakan, tidak dipungkiri dunia internasional saat ini masih mengenal Bali sebagai destinasi wisata favorit. Padahal banyak daerah lain di luar Pulau Dewata yang memiliki potensi serupa atau bahkan lebih.
"Salah satunya Pulau Belitung. Awalnya mereka saya tawarkan ke Bali atau Jogja, tapi mereka tertarik ke Belitung," ujar Vinsensius di hadapan 15 anggota Japan Association of Travel Agents (JATA) akhir pekan kemarin.

Para anggota JATA tersebut diajak menikmati langsung keindahan Negeri Laskar Pelangi. Dengan merasakan langsung pengalaman berwisata tersebut, diharapkan mereka bisa menceritakan dan menjual bagaimana indahnya Indonesia, khususnya Pulau Belitung.



Menurut Vinsen potensi yang dimiliki Belitung tidak kalah dengan yang ada di Maldives. Ombak tenang dengan pasir putih dan air yang jernih membuat siapapun yang menginjakkan kakinya di Belitung akan terpesona.

"Dari hasil obervasi, mereka (anggota JATA) mengatakan pulau Belitung bagus sekali untuk bisnis pariwisata. Kita harapkan kehadiran mereka dapat memberi warna bagi Belitung, dan Bangka Belitung pada umumnya," ujar Vinsen.

Ia mengatakan ke depan akan melakukan hal serupa dengan pulau dan daerah-daerah lain di Indonesia.

"Kehadiran mereka diharapkan benar-benar memperkenalkan Belitung ke wisatawan di Jepang serta para investor. Karena ke depan kami mendorong pengembangan tidak hanya melalui airport, tapi juga sea plan. Kami ingin develope Belitung seperti Maldives," ujar Vinsen.

Tatsuro Nakamura, President Japan Association of Travel Agents (JATA) mengatakan pihaknya sangat terkesan dengan keindahan alam dan keramahan masyarakat di Belitung. Pertama kali yang akan mereka lakukan setelah ini tentunya adalah memperkenalkan Belitung ke media dan masyarakat di Jepang.

"Kami dengar Pulau Belitung ini akan jadi seperti di Bali, sebagai salah satu objek wisata yang indah di Indonesia. Kami pasti akan perkenalkan Pulau Belitung ke depannya," kata dia.

Selama dua hari di Belitung para anggota JATA diajak melihat keindahan alam mulai dari Pantai Bilik, Pantai Tanjung Kelayang, Pulau Pasir, Pulau Batu Berlayar serta Pulau Lengkuas.

Mereka juga diajak mengunjungi Museum Tanjungpandan, belanja oleh-oleh dan melihat rumah tradisional Belitung juga Danau Kaolin.

http://gayahidup.republika.co.id/berita/gaya-hidup/travelling/15/11/23/ny8y3k280-kemenpar-dorong-pengembangan-pulau-belitung-seperti-maldives

Selasa, November 05, 2013

Kisah Anak Daun Simpur Pendobrak Film Laskar Pelangi

TANJUNG PANDAN, ayojambi.com - Tidak banyak yang mengetahui kisah nyata masa kecil Tellie Gozelie anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI 2009-2014 yang unik, Tellie Gozelie lahir di Belitung pada tanggal 10 Desember 1070, dari pasangan ayah Lie Nyuk Kui (Gozelie) dan ibu Cung Man Li (Asian) ini merupakan putra ketiga dari delapan bersaudara. Dengan jumlah saudara yang begitu banyak tentu saja mempengaruhi masa kecilnya.

Jika di lihat Tellie Gozelie, tidak terlihat dimasa kecilnya seperti anak-anak lain di sekitar rumahnya yang terletak di Pilang Tanjung Pandan. Menurut penuturan Tellie Gozelie. Masa kecil adalah masa yang penuh kenangan buat saya, kehidupan keluarga yang sederhana membuat saya hidup dalam kesederhanaan sikap seperti dulu, tidak ada yang berbeda, hanya saja mungkin hari ini kami diberikan rezeki sedikit lebih dari yang lain, itu saja, selebihnya tetap sama, tutur Tellie Gozelie yang juga seorang vegetarian.
Saya dulu suka sekali makan daun iding-iding yang banyak tumbuh liar di Belitung, untuk mencari jajanan tambahan, saya mencari daun simpor untuk di jual, yang digunakan pedagang sebagai pembungkus ikan dan belanjaan lainnya, bahkan sampai  sekarang daun simpor masih di pakai. Hasil penjualan daun simpor itu kami gunakan untuk membeli permen. Maklum saja ibu hanya memberikan kami jatah permen 2 buah untuk seminggu, untuk menghemat kadang permen hanya kita kecup sedikit lalu di bungkus kembali.

Orang tua memang membuka warung, jadi kami kadang mengumpulkan daun simpor untuk di tukar dengan permen, lebihnya kami jual ke warung sebelah, uangnya itu kami gunakan tambahan uang jajan. Lucu juga memang tapi itulah kesederhanaan pikiran anak-anak. Ibu tidak ingin termakan modal usaha dari warung, jadi kami diberi penjelasan kenapa jatah permen masing-masing hanya 2 buah, supaya kami tidak merengek. Tapi itu pula yang mengajarkan kami selalu giat berusaha demi untuk maa depan.

Situasi ekonomi dulu memang sulit, kita baru mendapatkan baju dan celana baru setelah setahun. Sering sekali celana kita bolong di sebelah, kadang sama besar. Kita malu tetapi mau bagaimana lagi, situasi mengharuskan begitu. Semua memori masa anak- anak itu terekam dengan baik dan kadang seperti melintas di depan mata saya jika di tengah kesendirian di Belitung ini.

Dimusim langsat kita mencari langsat, musim buah karet, peletikan pakai buah karet, mencari karet sampai ke hutan-hutan. Kenangan yang begitu indah. Hingga saya seperti yang sekarang, saya hanya berharap bisa berbuat lebih untuk tanah kelahiran saya ini. Belitung adalah saya tempat untuk mengabdikan diri.

Sekolah saya dulu di SD Negeri 12 Tanjung pandan, kemudian melanjutkan Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 2 Tanjung Pandan,Pendidikan menengah di SMEA Negeri 1 Tanjung Pandan, Hanya kuliah saya keluar dari Belitung, kebetulan saya kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanegara Jakarta. Itupun saya kuliah sambil bekerja, keadaan ekonomi orang tua saat itu sebetulnya sudah cukup baik tetapi beliau mendidik kami dengan keras, termasuk di dalamnya soal keuangan, karenanya saya harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan lain selama kuliah.

Selepas kuliah, saya bekerja, menikah dan sekarang di karuniai 3 orang putri. Semua berjalan seperti layaknya manusia biasa. Saya hanya ingin berusaha dan mengabdikan diri untuk kebaikan semua. Tidak banyak yang berubah dalam diri saya, meskipun orang lain mengatakan saya sudah cukup sukses di dunia usaha.

Keberhasilan di dunia usaha, tanpa memaksimalkan fungsi sosial kita untuk lebih bermanfaat bagi sesama, buat saya rasanya belumlah lengkap jika kita telah berhasil, maka kita juga berkewajiban membuat sekeliling kita berhasil. Itu akan lebih baik, sehingga kebaikan untuk semua dapat kita rasakan dan nikmati bersama.

Dari pandangan Reporter China Town, Tellie Gozelie anggota Komitte I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI 2009-2014 merupakan sang juga sebagai pendobrak film Laskar Pelangi mudah bergaul dengan siapa saja, juga sangat akrab dengan masyarakat lapisan bawah, bahkan dengan anak-anak kecilpun Tellie Gozelie sangat akrab
Bagi Tellie Gozelie, yang dibutuhkan di era konsolidasi demokrasi seperti sekarang adalah pencerahan dari kerja nyata seorang pemimpin; bukan saling menyalahkan dan saling mencaci. (Romy)
* www.ayojambi.com/

Rabu, Oktober 09, 2013

Inilah Hasil dari 11 TPS di Badau

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Pasangan nomor urut satu, Tellie Gozelie dan Taufik Rizani (PasTTi) menguasai perolehan suara di Desa Badau, Kecamatan Badau dalam Pemilukada Belitung 2013, Rabu (9/10/2013). Dari 11 TPS yang ada di Badau, PasTTi memperoleh sebanyak 668 suara.
Sejauh ini urutan kedua bertengger pasangan nomor urut enam, Yuslih dan Abdulah Ma'ruf (Lillah) dengan perolehan 398 suara. Selanjutnya pasangan nomor urut lima, Sahani Saleh dan Erwandi A Rani dengan perolehan 386 suara.

Perolehan Suara di Desa Badau, Badau:
1) PasTTi: 668
2) Laju: 139
3) KB: 207
4) Tekad JH: 65
5) Besaer: 386
6) Lillah: 398

Berdasar catatan yang dihimpun Pos Belitung (Bangkapos.com) dari11  TPS di Badau jumlah suara sah sebanyak 1.863, sedangkan suara tidak sah sebanyak 167.

Selengkapnya baca Bangka Pos dan Pos Belitung edisi cetak.

http://bangka.tribunnews.com/2013/10/09/inilah-hasil-dari-11-tps-di-badau

Hasil Sementara Perolehan Suara Pilbup Belitung

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Perolehan suara pasangan Tellie Gozelie-Taufik Rizani (PasTTi) unggul di kampung Sahani Saleh dan Suharyanto, Rabu (9/10). PasTTi unggul di TPS V dan TPS 2 Desa Aik Rayak, Kecamatan Tanjungpandan.
Kedua TPS ini menempati satu gedung sekolah SDN 21 Tanjungpandan. Loksinya berada di antara kediaman Sahani Saleh dan Suharyanto.

Sahani yang akrab disapa Sanem merupakan Calon Bupati dari pasangan Besaer bersama Erwandi A.Rani. Sedangkan Suharyanto merupakan calon Wakil Bupati dari pasangan KB bersama Wiryati Husin.

Berikut perolehan suara di TPS 2 dan TPS 5

TPS 2 Aik Rayak

1. TELLIE GOZELIE - TAUFIK RIZANI : 106 SUARA
2. Andi Saparudin Lanna - Junaidi : 33 suara
3. Wiryati Husin - Suharyanto : 61 suara
4. Junaidi Haminte - Harsono : 13
5. H Sahani Saleh - Erwandi A Rani : 80 suara
6. Yuslih Ihza - Abdullah Ma'ruf : 23 suara

Jumlah suara tidak sah 8, jumlah DPT 458

TPS 5 Aik Rayak

1. TELLIE GOZELIE - TAUFIK RIZANI : 121 SUARA
2. Andi Saparudin Lanna - Junaidi : 14 suara
3. Wiryati Husin - Suharyanto : 67 suara
4. Junaidi Haminte - Harsono : 18
5. H Sahani Saleh - Erwandi A Rani : 107 suara
6. Yuslih Ihza - Abdullah Ma'ruf : 11 suara

Jumlah suara tidak sah 17, jumlah DPT 466
BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Pasangan nomor urut 1, Tellie gozelie dan Taufik Rizani Unggul Di TPS 1, Kelurahan Cerucuk, Kecamatan Badau, Belitung, menggungguli ke lima kandidat lainnya

1. TELLIE GOZELIE - TAUFIK RIZANI : 132 SUARA
2. Andi Saparudin Lanna - Junaidi : 12 suara
3. Wiryati Husin - Suharyanto : 22 suara
4. Junaidi Haminte - Harsono : 0 suara
5. H Sahani Saleh - Erwandi A Rani : 42 suara
6. Yuslih Ihza - Abdullah Ma'ruf : 9 suara

Jumlah suarat sah 217, tidak saah 14, jumlah DPT 270

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - TPS V Aik Rayak, Kecamatan Tanjungpandan mulai melaksanakan penghitungan surat suara, Rabu (9/10). Pantauan Pos Belitung pukul 13:05, sejumlah surat suara dinyatakan tidak sah.

Salah satu penyebabnya, semua foto pasangan calon di kertas suara dicoblos pemilih. Setidaknya ada tiga surat suara yang semua foto pasangan calonnya dicoblos.

"Marah kalok e la dicoblos semue," kata seorang warga yang ikut menyaksikan penghitungan suara.

TPS V merupakan TPS calon Wakil Bupati dari pasangan nomor urut 5 Besaer Sahani Saleh dan Calon Wakil Bupati Belitung dari pasangan nomor urut 3 KB Suharyanto. Hingga perhitungan suara berlangsung pada pukul 13:22, pasangan NOMOR URUT 1 TELLIE GOZALIE-TAUFIK RIZANI TAMPAK UNGGUL TIPIS dari pasangan Besaer, disusul pasangan nomor urut 3, nomor urut 4, nomor urut 2, dan nomor urut 6.

BANGKAPOS.COM, BELITUNG-- Pasangan PasTTi memimpin perolehan suara di TPS IV Kelurahan Kota yang terdapat di SMPN 1 Tanjungpandan. Jumlah perolehan suara sah 130 dan suara tidak sah 2. Sedangkan jumlah mata pilih yang terdaftar 189.

Berikut ini hasil perolehan suara di TPS IV Kelurahaan Kota :

1. PASTTI (TELLIE-TAUFIK) : 74
2. Laju (Andi Saparudin Lanna-Junaidi M Tamin : 15
3. Pasangan KB (Wiryati-Suharyanto) : 2
4. Tekad JH (Junaidi Haminte-Harsono) : 0
6. Besaer (Sahani-Erwandi) : 34
6. Lillah (Yuslih-Abdullah) : 5

BANGKAPOS.COM, BELITUNG--Pasangan Laju, Andi Saparudin Lanna-Junaidi M Tamin menang dalam perolehan suara di TPS VI Kelurahan Kota yang bertempat di SDN 9 Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Rabu (9/10/2013).

Di TPS ini perolehan suara Lajuu bersaing dengan perolehan suara pasangan Sahani Saleh-Erwandi A Rani. Proses penghitungan suara di TPS ini juga disaksikan oleh istri Junaidi M Tamin yakni Nielie Opiaty. Junaidi M Tamin dan istrinya memberikan hak suaranya di TPS VI ini.

Adapun jumlah mata pilih yang terdaftar di TPS VI Kelurahan Kota adalah 366. Jumlah perolehan surat suara sah 249, sedangkan surat suara tidakk sah berjumlah 9. Total suara sah dan tidak sah 258.

Berikut ini perolehan suara di TPS VI Kelurahan Kota :
1. TELLIE GOZELIE-TAUFIK RIZANI : 39
2. Andi Saparudin Lanna-Junaidi M Tamin : 88
3. Wiryati Husein-Suharyanto : 29
4. Junaidi Haminte-Harsono Katis : 5
5. Sahani Saleh-Erwandi A Rani : 65
6. Yuslih Ihza-Abdullah Ma'ruf : 23

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Pasangan nomor urut satu, Tellie Gozelie dan Taufik Rizani (PasTTi) kembali menuai hasil positif di Desa Ibul, Badau dalam Pemilukada Belitung 2013, Rabu (9/10/2013).

PasTTi mutlak unggul di TPS 1 Desa Ibul dalam perolehan suara yakni 203 pemilih yang terpaut selisih dengan para rivalnya.

Berikut hasil Penghitungan di TPS 1 Ibul:
1) PASTTI: 203
2) Laju: 11
3) KB: 17
4) Tekad JH: 8
5) Besaer: 23
6) Lillah: 15

Berdasar catatan total suara sah sebanyak 277 suara, sebanyak 73 persen suara sah di TPS tersebut diperoleh PasTTi.

BANGKAPOS.COM, BELITUNG-- Pasangan Sahani Saleh-Erwandi A Rani unggul dalam perolehan suara di TPS 8 Kelurahan Pangkallalang yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Kabupaten Belitung, Rabu (9/10/2013).

Berikut ini hasil perolehan suara di TPS 8 Kelurahan Pangkallanag

1. TELLIE GOZELIE-TAUFIK RIZANI : 19
2. Andi Saparudin Lanna-Junaidi M Tamin : 31
3. Wiryati Husein-Suharyanto : 28
4. Junaidi Haminte-Harsono Katis : 14
5. Sahani Saleh-Erwandi A Rani : 120
6. Yuslih Ihza-Abdullah Ma'ruf : 47

Berdasar catatan, di TPS ini terdapat 366 mata pilih yang terdaftar. Adapun perolehan suara sah berjumlah 259, sedangkan suara tidak sah 11  total perolehan suara sah dan tidak sah 270.

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Pasangan nomor urut satu, Tellie Gozelie dan Taufik Rizani (PasTTi) menguasai perolehan suara di TPS 2, Desa Ibul, Badau dalam Pemilukada Belitung 2013, Rabu (9/10/2013).

PasTTi unggul lebih dari 50 persen suara sah dalam penghitungan suara di TPS tersebut.

Sementara itu menyusul di posisi kedua pasangan nomor urut lima, Sahani Saleh dan Erwandi A Rani (Besaer) dengan memperoleh sebanyak 42 suara. Menyusul tempat ketiga bertengger pasangan nomor urut dua, Andi Saparuddin Lanna dan Junaidi M Tamin (Laju) dengan perolehan 26 suara.

Perolehan Suara TPS 2 Ibul:
1) PASTTI: 134
2) Laju: 26
3) KB: 10
4) Tekad JH: 6
5) Besaer: 42
6) Lillah: 13

Total Suara Sah: 231

BANGKAPOS.COM, BELITUNG-- Pasangan "Besaer" yakni Sahani Saleh-Erwandi A Rani, unggul dalam perolehan suara di TPS 8 Kelurahan Kota yang berlokasi di seberang tempat pemakaman Setya Mulia, Kabupaten Belitung, Rabu (9/10/2013).

Berikut ini hasil penghitungan suara di TPS 8 Kelurahan Kota :

1. TELLIE GOZELIE-TAUFIK RIZANI : 8
2. Andi Saparudin Lanna-Junaidi M Tamin : 21
3. Wiryati Husein-Suharyanto : 43
4. Junaidi Haminte-Harsono Katis : 3
5. Sahani Saleh-Erwandi A Rani : 128
6. Yuslih Ihza-Abdullah Ma'ruf : 14

Adapun jumlah mata pilih di TPS ini 363, dengan suara sah berjumlah 222 dan suara tidak sah 5.

BANGKAPOS.COM, BELITUNG-- Pasangan Andi Saparudin Lanna-Junaidi M Tamin (Laju) unggul dalam perolehan suara di TPS 13 Kelurahan Pangkallalang, yang berlokasi di Gang Rukun, Kabupaten Belitung, Rabu (9/10/2013).

Adapun jumlah mata pilih di TPS ini 391 (satu diantaranya menggunakan KTP). Suara sah berjumlah 316 dan suara tidak sah 12.

Berikut ini perolehan suara di TPS 13 Kelurahan Pangkallalang :

1. TELLIE GOZELIE-TAUFIK RIZANI : 45
2. Andi Saparudin Lanna-Junaidi M Tamin : 141
3. Wiryati Husein-Suharyanto : 31
4. Junaidi Haminte-Harsono Katis : 8
5. Sahani Saleh-Erwandi A Rani : 77
6. Yuslih Ihza-Abdullah Ma'ruf : 14

"PasTTI" Kuasai TPS 1 Kelurahan Dukong
BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Pasangan nomor urut 1, Tellie Gozelie dan Taufik Rizani (PasTTI) meraih suara terbanyak di TPS 1, Kelurahan Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada Rabu (9/10/2013).

1. TELLIE GOZELIE - TAUFIK RIZANI : 202
2. Andi Saparudin Lanna - Junaidi : 24
3. Wiryati Husin - Suharyanto : 35
4. Junaidi Haminte - Harsono : 6
5. H Sahani Saleh - Erwandi A Rani : 60
6. Yuslih Ihza - Abdullah Ma'ruf : 38

Tercatat jumlah suara sah, 365, tidak sah 9, jumlah DPT 543.

"PasTTI" Kembali Unggul Di TPS 8
BANGKAPOS.COM, BELITUNG -  Pasangan nomor urut 1, Tellie Gozelie dan Taufik Rizani, unggul di TPS 8, Kelurahan Perawas, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada Rabu (9/10/2013).

1. TELLIE GOZELIE - TAUFIK RIZANI : 84 SUARA
2. Andi Saparudin Lanna - Junaidi : 42 suara
3. Wiryati Husin - Suharyanto : 44 suara
4. Junaidi Haminte - Harsono : 9 suara
5. H Sahani Saleh - Erwandi A Rani : 63
6. Yuslih Ihza - Abdullah Ma'ruf : 16

Tercatat jumlah suara sah 285, tidak sah 13, jumlah DPT 394.

"Laju" Unggul di TPS VII Jalan Zainudin Abba
BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Pasangan calon Bupati dan Wabup Belitung nomor urut dua, Andi Saparuddin Lanna-Junaidi M Tamin (Laju) mendominasi perolehan suara di basis suara Andi Lanna, di TPS VII Jalan Zainudin Abba, Kelurahan Kota, Tanjungpandan. Andi Lanna memberikan hak suaranya di TPS ini.

Pasangan Laju memperoleh suara sebanyak 171 suara. Disusul pasangan nomor urut lima, Sahani Saleh dan Erwandi A Rani (Besaer) dengan 60 suara. Selanjutnya diposisi ketiga pasangan nomor urut satu, Tellie Gozelie-Taufik Rizani (PasTTi) yang memperoleh 34 suara.

Hasil Penghitungan Suara di TPS VII:
1) Laju: 171
2) Besaer: 60
3) PASTTI: 34
4) KB: 14
5) Lillah: 5
6) Tekad: JH 3

Tercatat sebanyak sembilan suara tidak Sah,  dari Total Suara: 297.

"PasTTi" Unggul di TPS 10 Aik Raya
BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Pasangan nomor urut 1 PasTTi unggul di TPS 10 Aik Rayak, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada Rabu (9/10/2013).

Berikut hasil perolehan suara di TPS 10 Aik Rayak.

1. TELLIE GOZELIE - TAUFIK RIZANI : 165 SUARA
2. Andi Saparudin Lanna - Junaidi : 25 suara
3. Wiryati Husin - Suharyanto : 20 suara
4. Junaidi Haminte - Harsono : 13
5. H Sahani Saleh - Erwandi A Rani : 73 suara
6. Yuslih Ihza - Abdullah Ma'ruf : 16 suara

Disebutkan, jumlah suara tidak sah 5,  dari jumlah DPT 412.

Sumber: http://bangka.tribunnews.com/election/

Minggu, Oktober 06, 2013

Pentas Hiburan Rakyat Putaran Terakhir Kampanye

 Tanjung Pandan - Hari terakhir kampanye Pemilukada Belitung 2013, Sabtu (5/10/2013) dilalui pasangan calon Bupati dan Wabup Belitung nomor urut 1. Tellie Gozelie yang berpasangan dengan Taufik Rizani (PasTTI) dengan menggelar hiburan artis di halaman Gedung Nasional Belitung/ Tanjung Pandan (5/10)
Jokowi berhalangan hadir menjadi jurkam pasangan calon Bupati Belitung Tellie Gozelie-Taufik Rizani 5 Oktober 2013, namun kekecewaan masyarakat terganti dengan hadirnya tiga arti ibu kota diantaranya Melinda, Siti Badriah, Obbie Mesakh dan sederetan artis lokal.

Namun antusias ratusan ribu masyarakat Belitung dan sekitarnya tetap berbondong-bondong mendatangi lapangan terbuka untuk menyaksikan penampilan artis-artis ibu kota yang sengaja didatangkan dari Jakarta, hiburan artis untuk menutup kampanye Pemilihan Bupati Belitung yang giliran Tellie Gozelie- Taufik Rizani. (Romy)* http://ayen-servicekamera.blogspot.com/

Tellie Gozalie Akrab Dengan Masyarakat Belitung

Tanjung Pandang - Tellie Gozalie, SE begitu akrab dengan warga masyarakat, terbukti kehadiran calon Bupati Belitung Tellie Gozalie yang berpasangan dengan Taufik Rizani di desa Kacang Butor (3/10), warga desa Kacang Butor relah datang duluan dari jadwal pertemuan. Selain antusias masyarakat di desa Badau, warga setempat (desa Badau) sangat mendambakan bisa lakukan pertemuan langsung dengan kedua kandidat, sehingga kehadiran Tellie dan Taufik jadi rebutan warga untuk menyalami kedua calon.
Dalam acara dialok langsung dengan masyarakat, warga meminta Tellie serta Taufik jika terpilih sebagai  Bupati dan Wakil Bupati agar utamakan pendidikan dan kesehatan, karena di Belitung pendidikan serta kesehatan masih tertinggal jauh di banding dengan daerah lain, "Dalam hal kesehatan dan pendidikan merupakan salah satu program utama Tellie yang dikenal ikon PASTTI". Selain kedua program unggulan, kata Tallie dihadapan warga ratusan warga, kita berdua masih ada program yang selama ini diabaikan pemerintah, ya itu objek wisata pantai yang tak kalah indah dengan daerah lain "Belitung banyak tempat wisata yang bisa mendatangkan devisa untuk daerah", maka jika kita menang dalam pemilihan ini, kita akan upayakan memperindahkan tempat-tempat wisata seperti pantai Tanjung Kelayang, pantai Tanjung Tinggi tempat Shotting Film Laskar Pelangi, pantai tanjung berahu, pantai pandan dalam kota. Disamping objek wisata, Tellie Gozali juga mentargetkan untuk membebarka biaya pendidikan dan kesehatan, dengan membebaskan biaya sekolah dari SD hingga SMA maka warga bisa melanjutkan kependidikan yang lebih tinggi.

Tak kalah penting adalah pelayanan kesehatan, "Jika pasangan kita dipercaya masyarakat yang punya hak suara memimpin Belitung (Tanjung Pandan), tambah Tellie rumah sakit mesti ada dokter yang stanbay 24 jam, jangan lagi ada warga yang sangat membutuhkan dokter, ternyata dokternya tidak ada, kata Tellie dihadapan warga Desa Badau, "Kenyataan rumah sakit disini menang seperti itu, rumah sakit, baunya, fasilitas, dokter pun kadang ade kadang dak, pelayanan rumah sakit, pelayanannya buruk sekali, kalau kami jadi, ingatkan kami, jika kami salah atau lupa, ingatkan kami, kalau Belitung  ditangan yang benar akan maju, program kita nanti akan menyekolahkan 10 anak untuk jadi dokter, selama lima tahun kami menjabat, sudah berape dokter yang ada. Nantinya pendidikan akan kita tingkatkan, minimal satu universitas harus ade di Belitung ni," kata Tellie. (Romy)
* http://ayen-servicekamera.blogspot.com/