Tampilkan postingan dengan label Batanghari II. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Batanghari II. Tampilkan semua postingan

Senin, Februari 04, 2013

Asep Lompat Dari Batanghari II

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI --Asep Sunandar (22) nekad melompat ke sungai  dari Jembatan Batanghari Dua. Penyebabnya, ia bertengkar dengan kekasih Desi Ardilla.
Kejadian itu berlangsung pada Minggu (3/2), sekitar pukul 20.00. Pertengkaran keduanya diduga karena hubungan pacaran.
Kapolsek Jambi Timur, Kompol Ferry Ferdian membenarkan kejadian itu. Kata Kapolsek, tubuh Asep belum ditemukan.

"Setelah pertengkaran itu, pelaku (Asep) pergi meninggalkan Desti. Tak lama kemudian pelaku terjun dari jembatang ke Sungai," ujar Kapolsek melalui BBM, Minggu (2/1).

Sebelum kejadian, keduanya tiba di jembatan menggunakan sepeda motor. Saat ini, polisi bersama sejumlah warga masih melakukan pencarian pada warga RT 24 Kelurahan .Payo Selincah,  Kecamatan Jambi Timur.

"Kita masih lakukan pencarian dan saat ini situasi kondusif," ujarnya.

Petugas Cari Pria Yang Lompat dari Batanghari II
Warga di sekitar Jembatan Batanghari II dibuat heboh. Pasalnya, seorang pria bernama Asep Sunandar (22) melompat dari Jambatan Batanghari II, Kota Jambi, Minggu (3/2) malam. Kapolsek Jambi Timur Kompol Ferry Ferdian mengatakan, Asep merupakan warga Kelurahan Payo Selincah Kecamatan Jambi Timur. Hingga pukul 22.30, Kompol Ferry  mengatakan korban masih dalam pencarian."Korban belum ketemu. Namun petugas sudah kita turunkan guna mencari keberadaannya,"tuntasnya.

Sepasang Sandal Asep Tertinggal di Jembatan
Sepasang sandal milik Asep tertinggal di Jembatan Batanghari II. Pemuda tanggung ini diketahui pihak Polairud Jambi melakukan percobaan bunuh diri dengan cara melompat dari badan jembatan.

Pihak Polairud, Basarnas, dan Polsek Jambi Timur saat ini masih melakukan penyisiran mencari korban. "Sandalnya masih ada tertinggal, orangnya loncat ke air, malam ini," ujar Aipda Agus Sudibyo, dari Polairud Jambi, Minggu (3/2) malam.

Belum diketahui motif perbuatan pemuda ini meloncat ke air. Agus belum mengetahui informasi dari lapangan. Namun disebutkan, air Sungai Batanghari malam ini dalam kondisi tinggi, alias pasang, sehingga pencarian membutuhkan waktu dan tenaga lebih. Informasi yang diperoleh dari lapangan sampai malam kemarin pukul 10.00, belum ada tanda-tanda korban ada di permukaan air. Penyisiran dilakukan oleh tim bersama warga sekitar.

http://jambi.tribunnews.com/2013/02/03/sepasang-sandal-asep-tertinggal-di-jembatan

Senin, Desember 31, 2012

Tanker Nyangkut di Jembatan Aur Duri II

JAMBI - Kapal tanki minyak Pertamina Jambi nyangkut di Jembatan Aur Duri II.
Informasi yang didapat, kapal yang berukuran besar itu baru selsai bongkar minyak di Pertamina Kasang. Namun entah kenapa, akhirnya kapal tersebut terhempas ke badan jembatan.
Posisi kapal yang berwana hijau daun itu menyandar di bagian tepi dari daerah Kasang. Bahkan belakang kapal tersebut hampir menyentuh tanah.

"Dak tau jam brapo kejadiannya,  tadi kami nyapu di sini kapal itu sudah ada," kata petugas penyapu jalan yang enggan namanya disebutkan.

Dia mengatakan, pada tadi pagi, tepatnya sekira pukul 10.00, warga sekitar berbondong-bondong melihat kapal tersebut.

"Tadi banyak la yang melihat. Tapi sudah pada pulang," katanya.

Kapal pertamina yang nyangkut tersebut memiliki nama Sentana Mulia Belawan nomor seri GT 1426 No 1121/PPa2006 PPa No 3964/L.

http://jambi.tribunnews.com/2012/12/31/tanker-nyangkut-di-jembatan-aur-duri-ii

Rabu, April 11, 2012

Besi Jembatan Batanghari II Hilang

JAMBI, KOMPAS.com — Kondisi Jembatan Batanghari II di Kecamatan Sijenjang, Kota Jambi, dalam status siaga. Sejumlah tiang hilang, diduga dicuri warga, sehingga jembatan tidak mampu lagi dilewati angkutan berat.
Kepala Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi Apit Aris mengatakan, ada empat tiang jembatan sepanjang 1,2 meter, diameter 40 cm, dan tebal 10 milimeter telah hilang. Keberadaan tiang-tiang tersebut dinilai vital karena berada di tengah-tengah jembatan. "Jembatan dalam status membahayakan. Untuk itu, warga diimbau untuk sementara tidak menggunakan jembatan, terutama pengguna kendaraan-kendaraan berat," kata Apit, Selasa (10/4/2012) di Jambi. Dia menduga pencurian tiang-tiang besi tersebut belum lama terjadi. Pihaknya akan segera mengganti kelengkapan jembatan yang hilang tersebut. "Kami segera melakukan perbaikan kerusakan jembatan," ujarnya. http://regional.kompas.com/read/2012/04/10/23400928/