Tampilkan postingan dengan label 占碑獅仔殿孔教會. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 占碑獅仔殿孔教會. Tampilkan semua postingan

Selasa, Mei 23, 2017

占碑狮仔殿孔教庆祝伏羲帝仙圣诞千秋


 
 
 
 
 
占碑华人庆祝伏羲帝仙圣诞千秋,于2017年5月21日,在占碑省占碑埠哥尼区狮仔殿隆重举行,庆祝伏羲帝仙圣诞千秋法会.筹委会主席郑建平先生邀请来自中国林泽宗道士主持法会,场面非要热闹,有来自雅加达前名誉孔教会席黄耀强先生及随行人员暨占碑省孔教会主席黄春回先生及执事人员,还有千多名虔诚信徒参与法会。
 
  伏羲是华人的根之所在,也可说伏羲是華人的祖仙。以伏羲时代为标帜,中华民族从蒙昧跨入了文明的门槛。我们尊崇伏羲,敬重伏羲,时常为伏羲坚韧不拔的奋斗精神所感召,所激励。

  狮仔殿负责人表示,伏羲帝仙在孔教里是受广大信徒的遵从和祈拜。+伏羲画八卦、结网罟、取火种、兴嫁娶、造书契、创乐器,一系列的发明创造,犹如永不熄灭的明灯,照亮了中国几千年的历史。

  法会在林泽宗道士念咒诵唱后,众人祈拜后,祈祷国泰民安、六时吉祥,一帆风顺。随后,是由乩童为信徒开药方及护身符。本报记者明光报道/Romy供图

http://www.guojiribao.com/shtml/gjrb/20170523/318844.shtml

Minggu, Mei 21, 2017

Perayaan Nabi Purba Fu Xi Di MAKIN Sai Che Tien Jambi


JAMBI – Saat memasuki kawasan gerbang klenteng Makin Sai Che Tien, sayup-sayup terdengar suara gendrang diiringi irama suling, yang dikumandangi oleh Lim Tek Chong Taoshe dari Tiongkok, suasana dalam klenteng, kilauan sinar dari pancaran lilin-lilin merah menambah keindahan klenteng yang mayolitas berwarna merah, selain itu aroma wewangian dari gaharu/ hio yang dinyalakan umat Khonghucu [ALBUM: AKTIFITAS MAKIN SAI CHE TIEN JAMBI].

Dihalaman depan dan samping kiri kanan klenteng ratusan umat tengah menyaksikan Taoshe memimpin upacara sembahyang sejit Nabi Purba Hok Hie Tee Sien (Fu Xi) yang biasa disebut Shien Kong.
Dari pantauan di klenteng sudah mulai dipadati oleh umat Konghucu sejak pukul 09.00. tahun ini umat Khonghucu yang hadir lebih dari 1.500 orang, tidak hanya dari Kota Jambi, juga beberapa kabupaten di Provinsi Jambi. Dan ada tamu agung dari lura kota seperti, Ketua Dewan Kehormatan MATAKIN Pusat Ws, Wawan Wiratma beserta Wakil Ketua Umum MATAKIN Pusat Bratayana Ongkowijaya, SE, XDS, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Dasar & Menengah Epin Winata dan Xs. Antonius Ong Rohaniwan utusan dari Matakin Pusat, dan sekaligus sebagai Rohaniwan SAKIN & Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban, Jawa Timur.

Pagi harinya, umat sudah menumpukkan kertas sembahyang yang kemudian dibakar bersama-sama dengan teng lau yang dibuat oleh Taoshe Liem Tek Chong. Ritual dimulai dengan melakukan sembahyang Tien (Tuhan red)  dihalaman depan pintu masuk klenteng. Sembahyang berlangsung hingga satu jam dengan melantunkan doa-doa.

Ritual lalu dilanjutkan dengan sembahyang sin beng Hook Hie Te Shien yang digelar di dalam klenteng. Ini bertujuan untuk memohon doa serta mengundang beberapa sin beng untuk datang pada acara tersebut. Setelah itu, ritual dilanjutkan dengan membakar kertas sembahyang yang telah disediakan. Setiap daerah prosesi ritualnya berbeda-beda namun tujuan tetap sama yaitu memohon pelindungan dari sang pencipta alam semesta (Tien) dan para Shen Ren maupun leluhur. (Romy) * https://www.facebook.com/makinjambi

Sabtu, Mei 20, 2017

MATAKIN Pusat Adakan Pelatihan Calon Rohaniawan Di Jambi

JAMBI – Puluhan calon rohaniawan dari Majelis Agama Khonghucu Indonesia yang disingkat MAKIN sekota Jambi mengikuti pelatihan menjadi calon rohaniawan di klenteng MAKIN Sai Che Tien, di Jalan Koni IV, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi selama dua hari (19/5-2017).

Peserta yang hadir terdiri dari utusan MAKIN Hok Kheng Tong 2 orang, MAKIN Gi Hong Tong 5 orang, MAKIN Sai Che Tien 2 orang, MAKIN Hok Sin Tong 1 orang dan MAKIN Kuang Leng Miau 2 orang serta MAKIN Seng To Kheng 2 orang, sedangkan MAKIN yang ada di kota Jambi 9 dan 2 di kabupaten Muaro Jambi serta Tanjung Jabung Barat [Lihat Album: Pelatihan Calon Rohaniawan Di Jambi].

Materi yang diberikan kepada calon rohaniawan, adalah tatacara beribadah yang benar menurut ajaran Khonghucu, pemberkatan pernikahan menurut agama Khonghucu dan sembahyang jenazah dan doa untuk umat Khonghucu yang meninggal dunia (wafat), selama ini umat Khonghucu yang wafat di Jambi selalu memakai jasa pihak lain untuk menyembahyangi.

Ujar Ketua MATAKIN Kota Jambi Darmadi Tekun, bahwa selama ini orang Khonghucu yang wafat di kota Jambi, yang doa / sembahyang dari Vihara, maka rasanya kurang pas, untuk itu harapan Darmadi Tekun kedepan Khonghucu di Jambi sudah memiliki rohaniawan yang membidangi kebaktian sembahyang kepada umat Khonghucu yang meninggal dunia dan selain itu ada rumah abu khusus untuk orang Khonghucu.

Adanya aturan-aturan yang ketat dan harus diikuti dengan benar dalam melaksanakan kegiatan sembahyang untuk leluhur, menunjukkan bahwa sembahyang untuk leluhur bukanlah suatu kegiatan yang bisa dilakukan secara asal-asalan, dan juga bukan suatu kegiatan yang tanpa makna. (Romy)* https://www.facebook.com/makinjambi

Minggu, April 30, 2017

Mengajari Anak Cinta Bumi Dengan Tanam-Menanam


JAMBI - Gadget adalah salah sebuah perangkat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus. dari hari ke hari gadget selalu muncul dengan menyajikan teknologi terbaru yang membuat hidup manusia menjadi lebih praktis. Teknologi ini jelas mempengaruhi perkembangan anak, dengan terlalu membebaskan anak dibawah umur menggunakan teknologi yang terlalu canggih seperti gadget maka itu dapat mengubah perilaku seorang anak, untuk itu peran orang tua, guru-guru di sekolahan sangat penting sekali [Lihat Gambar: Mengajari Anak Cinta Bumi Dengan Tanam-Menanam].

Untuk itu Sekolah Minggu Khonghucu yang dibawah naungan Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Sai Che Tien Jambi mengajak dan mengajari agar siswa-siswi sekolah minggu mencintai bumi dengan menanam dan pembibitan aneka sayuran seperti sayur bayam, kangkung, cabe dan tomat pada hari minggu (30/4-2017).

Anak-anak adalah generasi penerus. Kelak setelah kita tiada, mungkin mereka masih menjejak bumi. Karena itu, ajaklah mereka menjaga planet ini, harapan Guru Sekolah Minggu kepada anak didiknya.

Saat anak belajar mencintai lingkungan, artinya orang tua membangun rasa hormat kepada alam semesta, menjaga lingkungan dan tidak berperilaku merusak alam di kemudian hari.

Tujuan dari kegiatan berkebun untuk sekolah minggu adalah untuk menginspirasi anak-anak mengembangkan hubungan yang sehat antara manusia dengan lingkungannya. Bekerja di kebun akan mengembangkan pikiran dan tubuh mereka melalui aktivitas fisik, berkebun akan mengekspos mereka untuk melihat keajaiban alam, dan akan memberikan kesempatan pada anak-anak untuk bermain kreatif dan spontan. (Romy)
* https://www.facebook.com/makinjambi