KOTA JAMBI – Seperti kata petapah, sepandai pandainya tupai melompat akhirnya akan jatuh jua, hal itu pulalah yang dialami tujuh (7) tersangka perampok Toke Sawit Sobirin Simanjuntak (32), Warga Rt. 14, Kilo Meter 38, Kecamatan Sengeti, Kabupaten Muarojambi. Dari tujuh tersangka perampok beroperasi saat umat kristiani sedang merayakan Malam Natal, atas perbuatan tujuh tersangka, tiga diantaranya terpaksa dilumpuhkan oleh petugas dengan timah panas karena melakukan perlawanan.
Selain berhasil mengamankan para tersangka, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa tiga (3) pucuk senjata api rakitan berikut amunisinya berikut sebilah parang, enam (6) buah handphone, beberapa lembar voucer, uang tunai danempat, (4) unit sepeda motor.
Tersangka melakukan perampokan disaat umat Kristiani sedang merayakan Malam Natal (25/12) pukul 02.00 WIB, para perampok berhasil membawa uang koraban sebanyak 50 juta berikut perhiasan emas sebanyak 40 suku lebih.
Menurut Kapolres Muarojambi AKBP Tedjo Dwikora melalui Kasat Reskrim AKP Posma Lubis, menyebutkan pelaku perampokan ini berjumlah tujuh orang. Tiga orang diantaranya berhasil ditangkap di RT. 07 Desa Sungai Toman, Kecamatan Mendahara Hilir, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, sekitar pukul 14.00 WIB.
Tiga orang kawanan perampok berhasil ditangkap yaitu, Cecep (33), Setiawan (29) asal Lampung dan Suardi Effendi alias Abu (28), asal Lubuk Linggau, serta seorang lagi pemilik rumah tempat pelaku tinggal.
Selanjutnya disusul Dwi Binarno dan Kirus ketangkap di salah satu loket bus Jalan Patimura, kuburan Tionghoa Kilo Meter 7.5, kedua tersangka sedang menunggu keberangkatan bus untuk melarikan diri ke pulau Jawa, namun kedua tersangka berusaha melarikan diri, akhirnya dilumpuhkan petugas dengan timah panas. Sedangkan dua lainya yang sempat melarikan diri, kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Menurut Kompol Imade Pratama, penangkapan ke dua tersangka berawal dari kecurigaan Tim Buser terhadap seorang pengendara sepeda motor yang ketika dibuntuti salah tingkah, setelah diperiksa ternyata yang bersangkutan adalah salah satu dari tujuh tersangka perampok toke sawit di Malam Natal (nomynug).