Jumat, Desember 19, 2008

Pemilihan Bupati Kerinci Ricuh

KERINCI – Akibat tidak mau menerima hasil keputusan Pemilihan Bupati putaran kedua yang disampaikan ketua KPUD Kerinci dihadapan massa pendukung salah satu kandidat dalam Pemilihan Bupati Kerinci 2008-2013.

Massa salah satu kandidat yang merasa calon mereka dirugikan, maka mereka ramai-ramai memblokir ruas Jalan Sungai Penuh menuju ke Kayu Aro tepatnya di Kecamatan Air Hangat Semurup yang merupakan basis masa Ami Taher dan Dianda Putra, mereka menutup ruas jalan tersebut dengan menggunakan batu, pos ronda yang diangkat ke tengah jalan dan menebang pohon-pohon besar yang ada di pinggir jalan, sehingga membuat jalan tersebut tidak bisa dapat dilalui.

Suasana sempat memanas disaat pengumuman hasil Pilbup Kerinci yang dibacakan oleh ketua KPUD Kerinci “ Puadi” di halaman Gedung Nasional Sungai Penuh pada tanggal 15 Desember 2008 yang dihadiri oleh massa pendukung Ami Taher dan Dianda Putra. Mereka yang menolak pelaksanaan Pilbup dan meminta Pilbup diulang kembali dikarenakan menurut mereka banyak terjadi kecurangan seperti di empat (4) Kecamatan, yaitu : l. Kecamatan Gunung Tujuh 2. Kecamatan Kayu Aro 3. Kecamatan Gunung Kerinci 4. Kecamatan Siulak.

Suasana disepanjang jalan di Semurup diblokir oleh massa pendukung setia Ami Taher dan Dianda Putra sehingga membuat suasana di jalan-jalan sepi, apa lagi pada saat itu sedang ada sidang putusan hasil Pilbup di KPUD Kerinci yang berlangsung di Sungai Penuh. Ribuan massa Ami Taher dan Dianda Putra mengadakan orasi di depan Gedung Nasional saat pembacaan hasil putusan pemenang Pilbup Kerinci 2008-2013.

Untuk menghindari dan menatrisir suasana tim pemenang Pilbup Kerinci Murasman & Rahman menurunkan Baliho kandidatnya.

Selain itu di Semurup Kecamatan Air Hangat yang basis massa Ami Taher juga memblokir jalan-jalan, untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan tampak pihak kepolisian mengambil langkah dengan berjaga-jaga di Polsek Semurup agar tidak terjadi tindakan anarkis.

Menurut tokoh masyarakat Semurup H. Ahmat Saludin salah satu pendukung Ami Taher dan Dianda Putra kepada wartawn menyatakan bahwa para pendukung Ami Taher dan Dianda Putra menolak hasil Pilbup tersebut, karena di indikasikan terjadi kejurangan yang merugikan kandidat kami, “warga pendukung Ami Taher dan Dianda Putra secara tegas menolak hasil pemelihan tersebut, karena didalam Pemilihan Bupati terdapat kejurangan yang merugikan calon kami”. Hal sedana juga disampaikan oleh Edison salah seorang tokoh pemuda yang mendukung Ami Taher Dianda Putra (team).