JAMBI INDONESIA – Bangsa yang kuat merupakan benteng sebuah Negara, lantaran sekarang para remaja kita seakan tidak punya daya. tunduk dibawah jeratan minuman keras yang memabukkan, penyalagunaan obat terlarang (narkoba) dan tontonan film yang menjijikan, perkelahian sesama pelajar maupun antar geng dan antar kampung bukan lagi monopoli anak muda tapi sudah menggejala menjadi penyakit masyarakat. Tata krama, sopan santun, basa basi, ramah tamah, akhlaqul karimah seakan sudah sirna ditelan bumi.Seminar dihadiri Guru Besar dari Taiwan 郑金昌 Zhen Jin Chang, dan Singapure 熊如贤 Xiong Ru Xian, seminar mengangkat tema “ Memantapkan Fundamen etika moral anak adalah tanggung jawab kita bersama “.
Budi Pekerti atau bahasa Mandarinnya 弟子规 (Di Ze Gui) baru-baru ini di Yayasan Amitabha Jambi, yang hadir dalam seminar selain diikuti oleh para Guru bahasa Mandarin, juga dihadiri Pengurus Panti Asuhan yatim piatu Duta Murti dan tokoh masyarakat Jambi.
Menurut narasumber sebuah negara akan kuat apabila memiliki bangsa yang mau berjuang demi untuk kemajuan negaranya, maka perlu kita tanamkan makna Budi pekerti (Di Ze Gui) kepada generasi muda berikutnya sehingga mereka dapat mengerti betapa pentingnya diri mereka untuk negara.
“ Watak sejati manusia pada awalnya/sejak lahir/pada dasarnya bersifat baik. Watak sejati semua manusia sebenarnya pada dasarnya sama yaitu baik, namun kebiasaan, tingkah laku, pengaruh lingkungan sekitar dan pendidikan yang diterima selanjutnya membedakan mereka “ (Romy - Perwakilan Majalah DI Wilayah Jambi).